Pascateror truk di Prancis, Kapolri minta anggota tingkatkan waspada

Jumat, 15 Juli 2016 14:36 Reporter : Ronald
Pascateror truk di Prancis, Kapolri minta anggota tingkatkan waspada Jenderal Tito Karnavian dilantik jadi Kapolri. ©2016 dok.biro pers setpres

Merdeka.com - Pascateror truk di Nice, Prancis, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta jajarannya memperkuat deteksi berbagai ancaman sejak dini. Dia yakin model teror semacam itu hanya mampu dilakukan orang-orang profesional.

"‎Karena itu kan bukan dilakukan orang sembarangan, tapi dilakukan oleh jaringan. Paling utama sekali itu dari jaringan intelijen, Densus 88, BIN, BAIS dan seterusnya," ujar Tito usai melaksanakan salat Jumat, di Gedung Mabes Polri, Jumat (15/7).

Menurutnya, diduga teror tersebut dilakukan jaringan ISIS di Suriah. Sejumlah teror ISIS di berbagai belahan dunia, membuatnya sangat berharap ada kerjasama antara intelijen Indonesia dan luar negeri dimaksimalkan.

"Jadi ini komunikasi dengan intelijen bagaimana apakah ada informasi dari Suriah. Lalu kami mengingatkan anggota di lapangan agar mereka waspada terhadap modus dengan menggunakan truk seperti itu," tegasnya.

‎Sementara itu, untuk mencegah kantor polisi menjadi sasaran kelompok teror, dirinya akan akan memaksimalkan CCTV di semua sudut yang ada. Dengan begitu, pergerakan pengunjung akan terpantau.

"‎Kami tetap menekankan fungsi pengawasan tanpa mempengaruhi pelayanan Polri yang humanis," pungkasnya.

Seperti diketahui, sebuah truk sengaja ditabrakkan ke arah kerumunan pengunjung perayaan Bastille Day, di Nice. Terdata 70 puluhan orang lebih tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka.

Serangan tersebut terjadi ketika para pengunjung baru saja menyaksikan pesta kembang api. Kebanyakan mereka berjalan di sepanjang trotoar untuk pulang atau menuju ke tempat parkir mobil. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini