Pasar Harjodaksino Ditutup Imbas Covid-19, Puluhan Pedagang Pindah ke Solo Baru

Selasa, 14 Juli 2020 14:55 Reporter : Arie Sunaryo
Pasar Harjodaksino Ditutup Imbas Covid-19, Puluhan Pedagang Pindah ke Solo Baru Pasar Harjodaksino Ditutup Akibat Covid-19. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menutup sementara Pasar Harjodaksino Solo akibat adanya seorang pedagang positif Covid-19 meninggal dunia, Sabtu lalu. Akibatnya, pada Selasa (14/7) pagi, puluhan pedagang nekat berjualan di pinggir jalan Ir Soekarno, Desa Kwarasan, Solo Baru, Sukoharjo.

Informasi yang dihimpun, para pedagang tersebut merupakan warga Sukoharjo yang biasa berjualan di luar Pasar Harjodaksino. Mereka merupakan pedagang oprokan yang biasa berjualan sayuran dan sembako di Jalan Dewi Sartika, Danukusuman. Jarak mereka berjualan kali ini, hanya sekitar 800 meter dari pasar yang ditutup.

Para pedagang yang didominasi ibu-ibu inimulai membuka lapak usai Subuh, pukul 05.00 WIB. Pedagang berjualan di sisi kanan jalan serta seberang jalan tepat di kawasan patung Ir Soekarno. Banyaknya pembeli yang datang dengan memarkirkan kendaraan di sembarang tempat sempat membuat arus lalu lintas di Kelurahan Joyotakan tersendat.

"Kami kemarin berdiskusi dengan para pedagang oprokan Pasar Harjodaksino untuk mencari tempat berjualan sementara. Akhirnya kami putuskan untuk berjualan di sini," ujar Parjinah (51) salah satu penjual sayuran, warga Desa Gedangan, Grogol, Sukoharjo.

Baca Selanjutnya: Sebagian besar pedagang oprokan yang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini