Pasang Kamera Trap, BBKSDA Jatim Ingin Pastikan Pemangsa 14 Rusa di Malang

Selasa, 22 Januari 2019 07:45 Reporter : Darmadi Sasongko
Pasang Kamera Trap, BBKSDA Jatim Ingin Pastikan Pemangsa 14 Rusa di Malang 12 Ekor Rusa di Penangkaran Kebon Jahe Malang Mati. ©2019 Merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Sebanyak 12 ekor rusa tutul ditemukan tewas, dan 2 ekor lainnya raib dari lokasi Penangkaran di Coban Jahe Kabupaten Malang. Penyebab kematiannya, berdasarkan luka di mayat rusa, dipastikan karena terkaman binatang buas.

Namun hingga kini masih misteri tentang jenis hewan yang mencabik-cabik belasan rusa tersebut. Bahkan sempat muncul dugaan pelakunya adalah macan tutul, mengingat lokasi penangkaran yang berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Pembunuhnya masih belum bisa dipastikan, bisa anjing liar atau macan tutul," kata Rosek Nursahid dari ProFauna dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/1) malam.

Kata Rosek, tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, ProFauna dan Perhutani telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin (21/1). Tim mengumpulkan data dan fakta di lapangan untuk ditindaklanjuti.

"Diduga binatang buas itu adalah macan tutul atau anjing liar. Kalau dari jejak yang ditemukan di TKP itu ProFauna menyimpulkan itu adalah jejak anjing liar," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keselurahan rusa jenis tutul dalam penangkaran tewas. Jasad rusa diketahui pertama kali oleh perawatannya, Minggu (20/1) pagi pukul 06.30 WIB, saat hendak memberi makan.

Sebanyak 12 ekor mayatnya ditemukan di lokasi, sementara 2 Ekor lainnya hilang. Rusa yang mati mengalami luka gigitan di beberapa bagian tubuhnya, di antaranya leher, perut dan paha.

"Guna memastikan pembunuh rusa itu, direncanakan akan dipasang kamera trap di lokasi. Pemangsa akan dipancing dengan umpan," katanya.

Rosek berpesan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, dalam menjaga hewan ternaknya. Karena dikhawatirkan hewan pemangsa mencari sasaran lain di sekitar lokasi.

"Apapun penyebab kematian rusa, masyarakat sekitar khususnya yang punya ternak kambing harap lebih waspada," pungkasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini