Partai Demokrat sambangi keluarga korban macet mudik di Depok

Sabtu, 16 Juli 2016 23:25 Reporter : Nur Fauziah
Partai Demokrat sambangi keluarga korban macet mudik di Depok Demokrat datangi korban mudik di Depok. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Rombongan Partai Demokrat mendatangi keluarga korban yang meninggal di Tol Brebes Timur saat mudik beberapa waktu lalu. Rombongan dipimpin Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan yang mengunjungi keluarga Eni Sumarna salah satu korban yang tinggal di kawasan Tugu, Cimanggis, Depok.

Rombongan mengunjungi keluarga korban sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Selain itu, pengurus partai tersebut sempat memberikan bantuan tunai pada ahli waris. Pihaknya berhasil menggalang dana sebesar Rp 450 juta yang kemudian dibagikan ke seluruh korban yang tewas saat macet berjam-jam di dalam tol.

"Poinnya adalah rakyat tidak sendiri saat mendapat musibah dan ini menjadi perhatian kita semua (insiden) mudik tahun ini," kata Hinca, Sabtu (16/7).

Pihaknya juga masih mengumpulkan informasi dan data di mana saja rumah keluarga korban. Dari data yang dikumpulkan pihaknya keluarga korban ada di Depok, Bogor dan Jawa Tengah. Lebih lanjut Hinca meminta agar dilakukan evaluasi dengan segera terkait musibah ini.

"Harus ada yang dibenahi, manajemen transportasi, manajemen lalu lintas ketersediaan infrastruktur, fasilitas umum yang berkenaan dengan mudik. Bayangkan jika macet dan anda sedang sakit tapi rumah sakit jauh sekali bagaimana pertolongannya, bagaimana bantuan air minum dan lainnya ini yang harus diperhatikan," ucapnya.

Partai Demokrat bersama pemerintah akan memberi masukan untuk yang terbaik. Pengalaman buruk ini tidak boleh terulang sehingga patut menjadi pelajaran mahal dan berharga bagi bangsa ini.

"Pesan Pak SBY segera sampaikan salam pada keluarga korban turut berduka. Pada pemerintah kita ingin mendorong agar evaluasi secepatnya dan menghargai sikap keterbukaan pemerintah untuk minta maaf atas kejadian itu," katanya.

Wakil Wali kota Depok, Pradi Supriatna menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan para pengurus Partai Demokrat. "Tentu kita sangat mengapresiasinya. Dan kami dari Pemerintah Depok juga telah berkoordinasi untuk menaruh perhatian pada keluarga korban ini," katanya.

Kesedihan terlihat di raut wajah Simin suami Eni Sumara (55). Eni meninggal karena kelelahan saat macet. Dia pun tak kuasa menahan kesedihan. Pria paruh baya itu bahkan tak sanggup berkata-kata ketika sejumlah pengurus partai menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah itu.

"Kami tidak ingin menyalahkan siapapun," kata Arika Triwibowo (21) anak korban.

Namun dia berharap agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mudik akan datang. Karena momen lebaran yang seharusnya dimanfaatkan untuk berkumpul justru berubah menjadi duka.

"Kami hanya berharap semoga pemerintah bisa memperbaiki masalah ini agar tidak ada lagi korban di kemudian hari," pungkasnya. [hhw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini