Pantau Tawaran Mudik dengan Travel Gelap, Polres Depok Patroli di Media Sosial

Selasa, 4 Mei 2021 16:26 Reporter : Nur Fauziah
Pantau Tawaran Mudik dengan Travel Gelap, Polres Depok Patroli di Media Sosial Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok menindak travel gelap. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok dan Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melaksanakan patroli di media sosial. Mereka memantau para penyedia jasa travel gelap yang menawarkan jasa mengangkut penumpang mudik Lebaran.

Dari patroli di media sosial ini, petugas menemukan sejumlah tawaran jasa angkutan mudik Lebaran di media sosial. "Karena memang mereka menawarkan jasanya di media sosial. Sekali lagi, kami kerja sama dengan Subdit Cyber memastikan apabila ada penawaran penawaran di media sosial kita akan take down berita tersebut karena memang itu tidak boleh sampai di media sosial," jelas Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Andi M Indra Waspada, Selasa (4/5).

Sementara itu dari hasil patroli langsung yang dilakukan selama sepekan, petugas mengamankan 22 kendaraan pribadi yang dijadikan armada travel gelap. "Kami amankan 22 travel gelap. Soal travel gelap ini sudah jelas ada instruksi pemerintah tahun ini akan ada larangan berkaitan mudik. Menjelang Hari Raya kami melaksanakan razia travel gelap ini," tegas Andi M Indra.

Travel gelap yang diamankan itu berasal dari Bogor, Sumedang, Banten bahkan Jepara, Jawa Tengah. Usaha yang mereka jalankan tidak sesuai dengan Pasal 173 ayat (1) huruf C UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Artinya apabila travel tersebut tidak memiliki izin trayek, maka dianggap travel itu travel gelap. Yang legal pelat kuning," paparnya.

Penyelenggara travel gelap melanggar Pasal 308 UU 22 Tahun 2009. Ancaman hukumannya pidana penjara selama dua bulan atau denda Rp 600 ribu.

Armada travel gelap yang terjaring patroli pun diamankan sementara di Polrestro Depok dan dikenakan tindakan berupa tilang. Sidangnya baru digelar sehabis Lebaran. "Harapannya untuk memberi efek jera kepada para pengemudi travel gelap supaya tidak mengangkut lagi penumpangnya jelang Lebaran," pungkas Andi M Indra. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini