Panik Dikepung Warga, Perampok di OKI Tembak Rekannya Hingga Tewas

Selasa, 7 Mei 2019 14:08 Reporter : Irwanto
Panik Dikepung Warga, Perampok di OKI Tembak Rekannya Hingga Tewas Ilustrasi Penembakan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang perampok menembak mati rekannya yang pingsan usai terkena lemparan batu dari warga. Tembakan dilakukan karena diduga panik terkepung oleh warga.

Peristiwa itu bermula saat empat pelaku menggunakan penutup wajah merampok rumah Ek (39) seorang perawat yang tinggal di Desa Balian, Kecamatan Mesuji Raya, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (6/5) malam. Masing-masing pelaku membawa serta senjata api rakitan.

Para pelaku beraksi dengan memanfaatkan kondisi sekitar yang sepi karena banyak warga salat tarawih.
Setibanya di rumah korban, seorang pelaku menyandera istri dan mertua korban dengan ancaman senjata api.

Korban Ek yang berada di klinik persis di samping rumahnya langsung dibawa ke ruang tengah oleh para pelaku. Pelaku mendesak korban menunjukkan tempat penyimpanan uang.

Korban yang belum juga bergerak dari posisinya membuat para pelaku mulai kesal. Dengan menembak korban yang terbaring di lantai, pelaku memaksanya menunjukkan tempat kedua kalinya. Beruntung, tembakan itu hanya mengenai lantai rumah korban.

Takut ditembak lagi, korban menunjukkan lemari yang di dalamnya berisi uang. Pelaku pun berencana meninggalkan korban dengan cepat.

Ternyata letusan senjata api membuat massa berdatangan ke sumber suara. Warga yang sadar terjadi perampokan langsung bergerak cepat. Mereka melempari para pelaku dengan batu dari halaman rumah.

Para pelaku pun menembaki massa secara membabi buta sambil naik ke atas motor. Begitu hendak kabur, salah satu pelaku terkena lemparan batu dari warga dan langsung pingsan.

Diduga panik atau bermaksud agar rahasia mereka tidak terbongkar, salah satu pelaku menembak dada rekannya itu hingga tewas. Ketiga pelaku melarikan diri, sementara pelaku yang tewas tengah diungkap identitasnya.

Kapolres OKI AKBP Donny Eka Syaputra membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, tim dari polsek dan polres masih berada di TKP untuk menyelidiki kasus ini sekaligus berjaga-jaga.

"Benar, tadi malam terjadi perampokan. Salah satu pelaku tewas karena ditembak rekannya sendiri," ungkap Donny, Selasa (7/5).

Dia meminta masyarakat bisa bekerjasama dengan aparat kepolisian yang mengetahui identitas dan keberadaan para pelaku. Informasi warga dibutuhkan sambil petugas melakukan penyelidikan.

"Mudah-mudahan cepat terungkap, dimulai dari identitas pelaku tewas hingga penangkapan para pelaku," pungkasnya. [ray]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini