Panglima TNI Jenderal Gatot sebut Allah izinkan Santoso mati

Rabu, 20 Juli 2016 16:57 Reporter : Wisnoe Moerti
Panglima TNI Jenderal Gatot sebut Allah izinkan Santoso mati Jenazah diduga Santoso. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Satgas Operasi Tinombala yang merupakan gabungan Polri dan TNI berhasil melumpuhkan pentolan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Abu Wardah alias Santoso dalam baku tembak di Hutan Tambarana Poso pesisir, Sulawesi Tengah, Senin (18/7). Keberhasilan ini menuai pujian dari berbagai kalangan mengingat butuh waktu sangat lama untuk melumpuhkan Santoso.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku bangga karena Satgas Tinombala berhasil membunuh Santoso. Menurutnya, ini semua tidak lepas dari campur tangan Tuhan.

"Kita bersyukur, seperti kata Pak Tito, kalau tidak diizinkan Allah, maka belum akan mati. Nah ini bukti Allah mengizinkan," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot di Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (20/7).

Jenderal Gatot mengatakan, momentum terbunuhnya Santoso harus dimanfaatkan untuk melanjutkan operasi Tinombala untuk mengejar kelompok Santoso yang masih bersembunyi di hutan. Gatot menilai pasukan yang ada saat ini sudah cukup untuk memburu 19 orang kelompok Santoso yang masih tersisa.

"Saya sepakat dengan Pak Tito (Kapolri). Manfaatkan ini untuk melanjutkan operasi, tidak mengendur. Pasukan yang ada sudah cukup, tak perlu tambah lagi. Saya sepakat dengan Pak Tito, kita lakukan operasi teritorial bersama kepolisian," jelasnya.

Meski demikian, Jenderal Gatot tetap mengimbau sisa kelompok Santoso untuk menyerahkan diri. "Saya mengimbau, mari semua turun gunung kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Mengikuti proses hukum. Dan mereka punya kesempatan bertemu keluarga," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini