Hot Issue

Panglima TNI dan Tiga Generasi Kapolri

Kamis, 28 Januari 2021 11:49 Reporter : Eko Prasetya
Panglima TNI dan Tiga Generasi Kapolri Panglima TNI Janjikan Sekolah Bintara. YouTube Hanggar TV ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polri baru saja mempunyai pimpinan baru yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jenderal Sigit merupakan Kapolri kelima sejak era Presiden Joko Widodo yang memimpin negeri sejak 2014.

Silih berganti Kapolri belakangan ini, namun posisi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto belum tergantikan. Hadi menjabat sejak 8 Desember 2017. Saat itu dia bekerja dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Hadi akan pensiun pada November 2021.

Hubungan kedua memimpin berakhir di 2019. Tito yang masih aktif pensiun dini karena diminta Jokowi untuk menjadi Menteri Dalam Negeri. Menurut Jokowi, Tito dipilih karena memiliki pengalaman bekerja sama dengan kepala daerah saat menjadi Kapolri.

Untuk itu, Jokowi menugaskan Tito agar mengawal lapangan kerja agar investasi berjalan dengan baik.

"Kita tahu Pak Mendagri memiliki pengalaman di daerah, memiliki pengalaman yang baik di lapangan, hubungan pada saat-saat beliau menjadi Kapolri dengan kepala daerah juga baik," kata Jokowi.

Selain mengawal investasi, kata Jokowi, Tito ditugaskan memperbaiki pelayanan masyarakat dan menyelaraskan peraturan daerah. Karena tugas itu, Tito dituntut terus berkoordinasi dengan kepala daerah.

"Dalam lima tahun kemarin memang kelemahan kita ada di situ. Banyak dunia usaha yang ingin berinvestasi, baik dari lokal, nasional maupun global tapi sering terhambat di sini. Saya kira tugas yang paling berat di situ tapi juga yang berkaitan dengan keamanan dan tertib sosial juga tanggung jawab Mendagri, saya kira Pak Tito memiliki pengalaman yang baik mengalami itu," kata Jokowi.

Posisi Tito pun digantikan oleh Idham Aziz yang saat itu menjabat Kabareskrim. Pengumuman Idham sebagai calon kapolri saat itu, disampaikan usai Jokowi memperkenalkan kabinet jilid II.

Idham Aziz pun mulus menjadi Kapolri dan dilantik pada 1 November 2019. Idham merupakan Kapolri kedua yang bersanding dengan Panglima TNI Marsekal Hadi. Sama seperti dengan Tito, Idham dan Hadi selalu kompak dalam menjaga keamanan negara.

Usai dilantik pun, Idham langsung menemui Hadi. Pertemuan berlangsung selama 30 menit. Kadiv Humas Polri saat itu, Irjen M Iqbal, mengatakan silaturahmi Kapolri ke Panglima TNI untuk memperkuat sinergitas antara TNI-Polri. Idham, katanya, paham TNI merupakan mitra terpenting di dalam menjaga dan, menjamin keamanan. Kapolri akan meminta restu, serta saran agar ke depan sinergitas TNI-Polri semakin kuat.

"TNI-Polri adalah dua pilar terpenting untuk utuhnya negara kesatuan Republik Indonesia," kata Iqbal.

Kebetulan, kata dia, Kapolri Idham Azis adalah junior dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. "Tentunya sebagai budaya timur, terus budaya antara senior junior, sesama di akademi, akademi kepolisian akademi angkatan. Beliau pasti akan silaturahmi," ujar dia.

Kebersamaan keduanya pun berakhir. Idham lebih dahulu diganti karena telah memasuki masa pensiun. Posisi Idham digantikan oleh Komjen Listyo Sigit Prabowo. Sigit pun menjadi Kapolri ketiga yang bersanding dengan Hadi. Diharapkan hubungan baik TNI-Polri terus terjaga dengan kerja sama kedua jenderal itu.

Baca Selanjutnya: Mencari Sosok Tepat Pengganti Marsekal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini