Panglima ajukan Rp 1,5 T ke DPR untuk Komando Operasi Khusus TNI

Rabu, 5 September 2018 14:38 Reporter : Sania Mashabi
Panglima ajukan Rp 1,5 T ke DPR untuk Komando Operasi Khusus TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menghadiri Rapat Kerja (Raker) untuk membahas Recana Kerja Anggaran (RKA) 2019. Dalam rapat itu, Panglima mengajukan dana Rp 1,5 triliun untuk Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI.

"Koopsus TNI itu Rp 1,5 trilun terdiri untuk pembangunan sarana dan prasarana, pemilihan material khusus, senjata dan perlengkapan lainnya," kata Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9).

Hadi menjelaskan, dana itu akan banyak digunakan Koopsus TNI dalam hal pembangunan infrastruktur. Serta memenuhi beberapa material khusus.

"Yang paling banyak adalah untuk pembangunan infrastruktur kemudian melengkapi material khusus karena kalau pasukan khusus beda dengan yang lain harus memiliki material khusus," ungkapnya.

Secara keseluruhan, lanjut Hadi, TNI mengajukan anggaran kerja sebesar Rp 106 triliun. Anggaran itu bisa saja naik menjadi Rp 107 triliun.

"Pagu anggaran yang sudah disetujui 106 koma sekian kemudian kita minta tambahan 107 koma sekian begitu," ujarnya.

Kata Hadi, anggaran itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan organisasi baru di wilayah timur seperti Sulawesi Selatan dan Papua. Serta akan digunakan juga untuk pembangunan saran dan prasarana keperluan organisasi baru tersebut.

"Gedung saja belum punya perumahan prajurit juga belum punya kemudian dermaga belum punya harus kita ajukan termasuk adalah Koopsus TNI. Gedung juga belum punya kemudian material khusus untuk pasukan khusus belum punya yah. Makanya kita siapkan dan ajukan," ucapnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini