Hot Issue

Panggung 'Terlarang' Rhoma Irama di Tengah Pandemi Corona

Selasa, 30 Juni 2020 08:43 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Panggung 'Terlarang' Rhoma Irama di Tengah Pandemi Corona Rhoma Irama Konser di Bogor. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pedangdut Rhoma Irama menjadi sorotan setelah aksi panggungnya dalam acara khitanan di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/6) lalu. Rhoma yang mengaku hadir sebagai tamu undangan dalam acara itu diminta penyelenggara tampil bertausyiah dan membawakan beberapa tembang lagu.

Rhoma mengaku hanya bernyanyi tiga lagu. Aksi panggungnya saat itu pun tanpa didampingi oleh band Soneta, yang memang telah membatalkan diri untuk tampil pada acara khitanan tersebut.

Tak hanya itu, Rhoma Irama mengatakan kondisi saat ia bernyanyi cukup kondusif, bahkan para tamu undangan juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bahkan pria berjuluk Raja Dangdut ini menyebut beberapa artis ibu kota turut tampil dalam acara tersebut.

"Dan saya selama di sana di dampingi oleh aparat, selama di lokasi di dampingi aparat maupun di ruang tunggu, ruang tamu sampe dikawal pentas," kata Rhoma saat dikonfirmasi wartawan, Senin (29/6).

Pengakuan Rhoma itu sekaligus menjawab kekecewaan Bupati Bogor Ade Yasin. Ade yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengaku mengaku kecewa lantaran pedangdut Rhoma Irama ingkar janji dengan tetap menggelar konser pada acara khitanan tersebut.

Rhoma sebelumnya memang sempat mengumumkan pembatalan konsernya melalui video singkat yang tersebar di media sosial. Dia menerangkan bahwa undangan konser acara khitanan itu terjadi dua bulan lalu, dengan harapan pada saat hari pelaksanaan yakni 28 Juni 2020 sudah selesai masa pandemi Covid-19.

Ia bahkan meminta para penggemarnya bersabar dan menghormati aturan PSBB proporsional khususnya di Kabupaten Bogor. Namun nyatanya, Rhoma tetap mengisi acara khitanan tersebut.

Hal itu membuat Ade Yasin geram dan bakal mengambil tindakan tegas. Sebab menurut Ade, sesuai peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2020 yang mengatur berbagai macam ruang lingkup, yaitu level kewaspadaan daerah, penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional secara parsial sesuai kewaspadaan daerah, serta protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Selain itu, Pamijahan merupakan satu dari 29 kecamatan di Kabupaten Bogor yang kini berstatus zona merah. GTPPC Kabupaten Bogor mencatat ada satu pasien Covid-19 dan 12 pasien dalam pengawasan (PDP) yang berstatus aktif di wilayah tersebut.

Ia juga bahkan sudah mengutus petugas gabungan menyampaikan surat peringatan kepada warga Desa Cibunian bernama Surya Atmaja, sebagai pihak yang mengundang Rhoma Irama menggelar konser dalam acara khitanan anaknya.

Menurut dia, Rhoma Irama maupun warga Bogor yang mengundangnya akan diproses hukum karena sudah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2020 yang mengatur berbagai macam ruang lingkup, yaitu level kewaspadaan daerah, penetapan pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) proporsional secara parsial sesuai kewaspadaan daerah, serta protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB).

1 dari 1 halaman

Penonton Bakal Dirapid Test

Tak hanya itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Jawa Barat mengagendakan tes cepat massal setelah pedangdut Rhoma Irama tampil di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Tes massal itu setelah Gugus Tugas khawatir lokasi acara khitanan di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, akan menjadi klaster penularan Covid-19 setelah menghadirkan Rhoma Irama dan sejumlah penyanyi lainnya.

Ade Yasin menyebutkan bahwa sejak awal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sudah melarang konser artis yang dijuluki raja dangdut itu di khitanan warga Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

"Rhoma Irama sudah mengumumkan tidak akan melaksanakan (konser), kami percaya itu. Kami sebetulnya marah karena Rhoma melanggar komitmennya sendiri," kata Ade Yasin. [gil]

Baca juga:
Rhoma Irama Merasa Tak Adil, Aksi Panggungnya di Saat PSBB Akan Diproses Hukum
Penonton Rhoma Irama di Bogor Bakal Dirapid Test
Rhoma Irama soal Penampilan di Bogor: Tuan Rumah Minta Tausyiah Setelah Itu Nyanyi
Rhoma Irama Tetap Gelar Konser di Bogor, Bupati Yasin Ancam Ambil Tindakan Tegas
Rencana Konser Rhoma Irama di Pesta Khitan Ditolak Gugus Tugas, Ini 4 Faktanya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini