Panen Raya dalam Waktu Dekat, Ridwan Kamil Minta Impor Beras Ditunda

Rabu, 17 Maret 2021 16:57 Reporter : Aksara Bebey
Panen Raya dalam Waktu Dekat, Ridwan Kamil Minta Impor Beras Ditunda Ridwan Kamil. Humas Provinsi Jawa Barat ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai impor beras berpotensi membuat harga beras lokal turun sehingga mengancam kesejahteraan petani. Dia mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menunda kebijakan itu.

Apalagi akan ada panen raya dalam waktu dekat. Menurut Ridwan Kamil, impor dapat dilakukan ketika stok beras dalam negeri defisit. Kondisi ketersediaan beras saat ini melimpah, terutama di Jabar yang surplus.

"Usul Jabar ke pemerintah pusat lebih baik menunda impor beras. Kalau posisinya kita krisis beras, saya kira impor masuk akal, tapi kami surplus," kata Ridwan Kamil seusai menyerap aspirasi perwakilan petani di 27 kabupaten/kota secara virtual di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/3).

Dia tidak ingin kebijakan impor membuat para petani resah karena kesejahteraannya terancam. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan manajemen waktu yang lebih matang terkait impor beras.

Dalam diskusi itu, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Cirebon berharap impor beras tidak dilakukan saat menjelang panen raya. "Tadi petani Cirebon curhat awalnya Bulog yang biasa membeli 120 ribu ton sekarang turun jadi 21 ribu ton," ucap Ridwan Kamil.

Solusinya, ketimbang impor beras, ada baiknya membeli beras dari petani Jabar yang kini stoknya masih melimpah. Hingga April mendatang, stok beras Jabar surplus 320 ribu ton.

"Beras kita masih surplus 320 ribu ton sampai bulan April, ini sudah berlebih banyak sekali. Jadi dari pada impor beras mending beli beras Jabar yang melimpah," katanya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini