Panduan Prokes Cegah Hepatitis Akut Jangkiti Anak saat PTM 100 Persen

Kamis, 12 Mei 2022 19:01 Reporter : Supriatin
Panduan Prokes Cegah Hepatitis Akut Jangkiti Anak saat PTM 100 Persen Anak-anak membaca buku di balai warga. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di sekolah sesuai level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di daerah. Kebijakan ini dikeluarkan di tengah ancaman pandemi Covid-19 dan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.

Kementerian Kesehatan mengatakan saat PTM 100 persen berjalan, peserta didik perlu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjangkit Covid-19 sekaligus hepatitis akut.

Protokol kesehatan untuk mencegah hepatitis akut tak jauh berbeda dengan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan tidak menggunakan alat makan bersama.

"Kemudian minum air matang," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi kepada merdeka.com, Kamis (12/5).

2 dari 3 halaman

Cegah Hepatitis Akut Versi Pakar

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar anak tidak terpapar hepatitis akut saat PTM 100 persen berjalan. Di antaranya menjaga kebersihan diri dengan membiasakan cuci tangan.

Peserta didik juga tidak boleh memegang barang sembarangan, apalagi jika berada di area publik. Sebelum berangkat ke sekolah, orang tua harus memastikan anak dalam kondisi sehat dan sudah mendapatkan vaksinasi dasar lengkap dan Covid-19.

"Selain itu, biasakan lah sebelum pergi sekolah makan, minum cukup, dan kalau bisa membawa bekal ke sekolah lebih baik. Supaya dia tidak jajan karena hepatitis bisa dari jajanan yang tidak bersih. Ini yang tentu bisa terjadi kalau dia jajan," jelasnya.

Saat hendak berangkat ke sekolah, orang tua harus memastikan anak memakai masker dan membawa hand sanitizer untuk mengantisipasi tidak tersedianya fasilitas cuci tangan di satuan pendidikan. Kemudian mengingatkan anak untuk tidak berbagi makanan dan alat makanan dengan teman di sekolah.

Setiba di sekolah, anak perlu mengurangi aktivitas di luar lingkup sekolah. Bila ingin bermain, cukup di lingkungan sekolah. Di sisi lain, pengelola sekolah harus memastikan seluruh fasilitas yang digunakan siswa aman. Misalnya, meja dan kursi bersih, toilet bersih, fasilitas cuci tangan bersih, dan tempat bermain bersih. Pengelola sekolah juga perlu memberikan edukasi kepada siswa agar mengurangi aktivitas bermain atau bersentuhan fisik.

"Kemudian masalah ketersediaan wastafel, sirkulasi udara diperhatikan," imbuhnya.

Dicky menyarankan skrining secara rutin di sekolah perlu dilakukan untuk mendeteksi peserta didik yang memiliki gejala hepatitis akut. Terutama, untuk melindungi anak yang belum mendapatkan vaksinasi dasar lengkap dan Covid-19.

Bila ada siswa yang mengalami sakit atau keluarganya menderita sakit maka sebaiknya tidak dipaksakan untuk mengikuti PTM 100 persen. Anak tersebut harus diberikan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh.

3 dari 3 halaman

Antisipasi Bila Terpapar Hepatitis Akut Tak Bergejala

Menurut Dicky semua pihak perlu mewaspadai siswa yang terjangkit hepatitis akut namun tidak menimbulkan gejala. Dia mengingatkan hingga kini belum diketahui secara lengkap lima hal berkaitan dengan hepatitis akut.

Pertama, patogen atau penyebabnya. Kedua, kelompok berisiko dan rentang usianya. Ketiga, bergejala atau tak bergejala. Keempat tempat, waktu, dan durasi terpapar. Terakhir seberapa infeksius dan mekanisme penularan.

Dicky berpendapat yang perlu dikedepankan saat ini ialah mencegah tertular hepatitis akut. Bila mengalami sakit demam, kelelahan, gejala flu, maka sebaiknya tidak mengikuti PTM 100 persen.

"Pastikan kalau dia tidak bergejala di rumahnya tidak ada yang sakit atau muncul seperti Flu atau dia tidak dalam lokasi potensi kontak erat dengan kasus yang diduga hepatitis," tandasnya.

Baca juga:
PTM 100 Persen Jakarta, Siswa Diminta Bawa Bekal dari Rumah Cegah Hepatitis Akut
Anak 10 Tahun di Kota Bekasi Diduga Terpapar Hepatitis Akut, Begini Faktanya
Wali Kota Surabaya: Peran Orang Tua Sangat Penting Cegah Hepatitis Akut pada Anak
Kasus Dugaan Hepatitis Akut Naik jadi 18 Orang, 7 Meninggal Dunia
Mayoritas Pengidap Hepatitis Akut di Jakarta Berusia di Bawah 16 Tahun
Cegah Hepatitis Akut, Disdik Makassar Larang Kantin Sekolah Buka

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini