Paman asyik berenang, Balita tewas tenggelam di kolam renang hotel Makassar

Selasa, 3 Oktober 2017 12:07 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Paman asyik berenang, Balita tewas tenggelam di kolam renang hotel Makassar wakapolres Makassar AKBP Hotman Sirait. ©2017 Merdeka.com/salviah ika

Merdeka.com - Penyidik Polrestabes Makassar saat ini tengah mendalami adanya kemungkinan unsur kelalaian pengelola Hotel Clarion, Makassar terkait tewasnya balita Aliyah Ramadhani, (4), salah seorang pengunjung di kolam dewasa, Senin, (2/10) pukul 09.50 wita.

"Kita akan selidiki dulu apakah ada unsur kelalaian di kasus ini, baik dari pihak orang tua balita itu yang tidak cermat awasi anaknya ataukah kelalaian dari pihak pengelola hotel yang tidak safety misalnya harus ada penjaga kolam yang stand by, SOP atau Standar Operasional Prosedur nya harus ada pelampung atau bagaimana," kata AKBP Hotman Sirait, Wakapolrestabes Makassar, saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Selasa, (3/10).

Ditanya sudah berapa saksi dari pihak hotel yang diambil keterangannya, kata Hotman, belum monitor karena baru saja pihaknya memerintahkan ke Kasat Reskrim, AKBP Anwar Hasan untuk serius mendalami kasus tersebut khususnya soal kemungkinan adanya unsur kelalaian itu.

Peristiwa tewasnya Aliyah Ramadhani ini, sempat jadi perhatian Komjen Polisi Budi Waseso, kepala BNN RI. Dia sempat melayat di rumah korban di jl Tinumbu.

"Iya kemarin Pak Budi Waseso melayat ke rumah korban sore harinya usai hadiri kegiatan forum konsepsi Pemuda Melawan Narkoba di Lapangan Karebosi. Sebagai bentuk empati karena beliau juga nginap di hotel yang sama," kata Hotman Sirait.

Awal kejadian tewasnya balita ini, kata Hotman, berawal saat balita ini berenang di kolam baby, seorang pamannya berenang di kolam dewasa. Keluarganya yang lain duduk di meja pinggir kolam. Balita Aliyah Ramadhani ini adalah penghuni kamar hotel 6678 bersama orang tua.

Saat paman balita ini keluar dari kolam dewasa, dia melihat ke arah kolam baby tapi tidak menemukan keponakannya. Tapi ditemukan tenggelam di kolam dewasa.

Sementara Anggiat Sinaga, General Manager Hotel Clarion saat dikonfirmasi menjelaskan, kejadian tersebut sangat tidak diharapkan.

"Awalnya anak itu sama kakaknya yang berusia 19 tahun di pool. Karena anak itu ditemani orang dewasa, life guard tinggalkan areanya untuk atur handuk. Ternyata sang kakak tinggalkan anak kecil itu dan berenang di kolam dewasa. Ternyata anak kecil ikut dari belakang. Hanya 5 menit kejadian," ujar Anggiat Sinaga singkat. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Makassar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini