Palsukan Surat Bebas Covid-19, Tenaga Honorer Dinkes Cianjur dan Suami Jadi Tersangka

Rabu, 5 Mei 2021 14:59 Reporter : Ya'cob Billiocta
Palsukan Surat Bebas Covid-19, Tenaga Honorer Dinkes Cianjur dan Suami Jadi Tersangka Pemalsuan surat bebas Covid-19 di Cianjur. Antara

Merdeka.com - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, menangkap pasangan suami istri JA (32) dan AR (30), pelaku pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19 antigen. Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan, JR selama ini memalsu surat keterangan bebas Covid-19 antigen setelah mendapat contoh surat asli dari AR sang istri yang bekerja sebagai tenaga honorer di kantor Dinas Kesehatan Cianjur.

Terungkapnya surat keterangan bebas Covid-19 antigen palsu setelah petugas berhasil menjaring sopir travel gelap MR, yang berdalih mengantongi surat bebas antigen dan setelah diselidiki ternyata palsu.

"Sehingga kami melakukan pengembangan dan diketahui MR mendapat surat tersebut dari tersangka JA yang tinggal di wilayah Kota Cianjur. Petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah tersangka, di mana ditemukan ratusan lembar surat keterangan palsu," kata Mochamad Rifai, Selasa (4/5). Dikutip dari Antara.

Tersangka mengakui telah banyak membuat surat keterangan bebas Covid-19 antigen palsu yang sebagian besar pesanan sopir travel gelap dengan harga Rp50.000 per lembar. Selama ini tersangka mendapat contoh surat keterangan asli yang dikeluarkan Dinkes Cianjur.

Contoh surat asli tersebut, didapat JA melalui istrinya AR yang bekerja sebagai tenaga honorer Dinas Kesehatan, termasuk cap basah milik Dinas Kesehatan Cianjur, sehingga tersangka cukup mengedit nomor surat dan nama pengguna surat keterangan palsu tersebut.

"Pelaku sudah membuat surat keterangan palsu sejak Februari dengan jumlah lebih dari 100 lembar yang sebagian besar pesanan sopir travel gelap untuk melancarkan perjalanan saat ada pemeriksaan petugas," katanya.

Pasangan suami istri tersebut, tambah dia, sudah ditetapkan sebagai tersangka sedangkan MR masih berstatus sebagai saksi. Kedua tersangka akan dijerat Pasal 263 KUHP dan Pasal 268 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Polres Cianjur memanggil sejumlah pegawai di Dinas Kesehatan Cianjur, untuk dimintai keterangan terkait surat bebas Covid-19 antigen asli tapi palsu yang ditandatangani pejabat terkait. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini