Paloh Minta Mahasiswa di Kendari Tewas Tertembak Saat Demo Diusut Tuntas

Jumat, 27 September 2019 09:38 Reporter : Merdeka
Paloh Minta Mahasiswa di Kendari Tewas Tertembak Saat Demo Diusut Tuntas Surya Paloh. ©Liputan6.com/Ratu

Merdeka.com - Aksi mahasiswa menolak RUU KUHP dan UU KPK hasil revisi di Kota Kendari, Kamis (26/9) memakan korban. Satu orang mahasiswa tewas tertembak pada dada bagian kanan hingga tembus ke punggung belakang.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, menyatakan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi mahasiswa.

"Partai NasDem berharap agar pihak yang berwenang mampu mengusut hingga tuntas penyebab tewas, demi terpenuhinya rasa keadilan," kata Paloh dalam keterangannya, Jumat (27/9).

Partai NasDem mengimbau, masih kata dia, agar aparat keamanan senantiasa menggunakan cara-cara non represif dalam menghadapi dan mengamankan jalannya aksi mahasiswa, tanpa mengabaikan sikap tegas terhadap pelanggaran yang terjadi.

"Partai NasDem juga menyatakan bersimpati atas perjuangan mahasiswa karena hal tersebut merupakan cerminan kehidupan demokrasi yang baik. Kesadaran mahasiswa untuk turun ke jalan mencerminkan bahwa kalangan kampus peduli dan kritis terhadap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Surya.

NasDem menyerukan semua pihak, masih kata dia, untuk menahan diri. Karena pada dasarnya apa-apa yang menjadi tuntutan yang selama empat hari ini disuarakan oleh mahasiswa telah didengar dan diapresiasi, baik oleh DPR maupun Presiden Jokowi.

"Beberapa RUU yang digugat telah ditunda pembahasannya kembali oleh para anggota DPR periode yang baru. Lebih dari itu, bahwa apa-apa yang menjadi materi tuntutan dari mahasiswa adalah sesuatu yang memang menjadi bahan diperdebatkan baik di ruang formal maupun ruang publik. Ia bukanlah sesuatu yang mencerminkan bahwa negara ini berada dalam keadaan krisis, baik krisis ekonomi maupun politik," jelas Surya.

Oleh karena itu, lanjut dia, Partai NasDem mengimbau kepada semua pihak untuk mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok apalagi perorangan.

"Hindari perpecahan dan tindakan yang akan merugikan kepentingan umum," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini