Paksa Minta Buka Portal Jalan, Pemuda Dikeroyok Kelompok Remaja Mabuk

Selasa, 29 September 2020 14:31 Reporter : Kirom
Paksa Minta Buka Portal Jalan, Pemuda Dikeroyok Kelompok Remaja Mabuk garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Peristiwa nahas dialami Putra Muhamad Shidqi (22), warga asal Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, ini menjadi korban amuk kelompok remaja yang sedang nongkrong di wilayah Jalan AMD, Kampung Sawah, Kelurahan Sawah Lama, Ciputat. Ketua RT01/07 Nasir menerangkan, aksi pengeroyokan tersebut, terjadi pada Minggu (27/9) malam.

Saat itu korban, hendak pulang ke rumahnya di kawasan Pamulang. Namun, jalan yang biasa dilintasi korban ditutup portal.

"Awalnya dia mau pulang ke rumahnya lewat jalan ini, tetapi jalan sudah diportal oleh masyarakat. Nah saat itu, korban kesal karena jalannya diportal," ungkap Nasir saat ditemui di lokasi, Selasa (29/9).

Kekesalan korban, terdengar oleh kelompok remaja yang sedang nongkrong-nongkrong sambil pesta minuman keras di gubuk dekat palang portal.

"Kalau menurut pelaku si, dia ngotot minta dibuka. Korban sempat bilang 'Katanya siapa yang nutup ini'. Jadi pemuda yang lagi nongkrong panas emosi mungkin, kejadianlah," ucap Nasir.

Nasir mengakui, kelompok remaja yang nongkrong di gubuk tersebut, kesal dan emosi setelah mendengar celotehan korban.

"Para pelaku pengeroyokan ini bukan orang sini. Tetapi mereka memang setiap malam minggu sering nongkrong ini," jelas ketua RT Nasir.

Nasir menjelaskan, pelaku pengeroyokan tersebut, diketahui berjumlah sekira 15 orang. Mereka, masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya. Selain itu, tangan kanan korban juga terkena sayatan botol bekas minuman keras para pelaku pengeroyokan. Dari botol-botol minuman keras yang ditemukan di lokasi kejadian, Nasir bilang, minuman keras itu bermerek Arak Macan.

Setelah insiden itu, Putra langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel di Pamulang. Saat ini, Putra sedang menjalani perawatan intensif.

Terpisah, paman korban, Dio Pramesta mengatakan, akibat dari insiden tersebut menyebabkan urat ponakannya putus. Putra pun harus dioperasi.

"Saat ini masih dirawat di RSUD. Karena ada salah satu urat tangannya yang putus, Putra harus dioperasi," jelas dia.

[eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Pengeroyokan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini