Pakai kaus palu arit, warga Magelang dihukum wajib apel setiap Senin

Selasa, 24 Mei 2016 19:29 Reporter : Dede Rosyadi
Pakai kaus palu arit, warga Magelang dihukum wajib apel setiap Senin Palu Arit simbol Komunis. ©2016 merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Resor Magelang, Jawa Tengah, mengamankan seorang pemuda warga Dusun Kendal Growong, Desa Pucungrejo, Kabupaten Magelang, berinisial KDA (27) karena mengenakan kaus warna hitam bergambar palu arit.

Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho mengatakan mengamankan seorang laki-laki mengenakan kaus bergambar palu arit di Muntilan, pada Senin (23/5) sore.

Zain memaparkan, yang bersangkutan dimintai keterangan untuk mengetahui motif dan asal muasal kaus tersebut. "Kaus kami sita, kemudian kami tanyai motifnya apa," paparnya.

Menurutnya, pemuda tersebut sekarang masih menjalani pembinaan. Selain itu, yang bersangkutan diwajibkan apel.

"Dia wajib apel setiap Senin. Apel dilakukan dengan harapan yang bersangkutan menyadarinya," ucap Zain kepada Antara.

Camat Muntilan Jaswadi mengatakan, temuan kaus bergambar palu arit di wilayahnya, pihaknya akan bertemu dengan seluruh kepada desa untuk menyampaikan jika memakai kaus bergambar tersebut dilarang. Pihaknya, berharap apa yang disampaikan kepada kepala desa tersebut bisa diteruskan kepada warganya.

"Kemudian, bagi warga yang mengetahui ada orang yang memakai kaus bergambar tersebut agar melaporkan kepada pihak berwajib," ujar Jaswadi. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini