Pakai helikopter, jenazah diduga Santoso diterbangkan ke Palu

Selasa, 19 Juli 2016 12:59 Reporter : Haris Kurniawan
Pakai helikopter, jenazah diduga Santoso diterbangkan ke Palu Jenazah diduga Santoso. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - jenazah kelompok Santoso yang tewas setelah baku tembak dengan Satgas Tinombala sudah diterbangkan ke RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah. Diduga salah satu dari jenazah itu ialah pimpinan dari Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso.

"Jenazah otw (on the way) Palu via udara (helikopter)," ujar Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri Kombes Pol Anton Castilani dalam pesan singkatnya, Selasa (19/7).

Dia menambahkan, saat ini di RS Bhayangkara juga sudah disiapkan dua anggota DVI Indonesia. Mereka terdiri dari satu spesialis forensik dan satu spesialis DNA.

"Dua anggota DVI Indonesia sdh tiba di RS Bhayangkara Palu tadi, 1 spesialis forensik dan 1 spesialis DNA," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut salah satu teroris yang tewas memiliki ciri khas seperti Santoso yaitu ada tahi lalat di dahi.

Baku tembak antara Satgas Tinombala dengan kelompok Santoso di wilayah pegunungan desa Tambarana, Pesisir Utara Poso, Sulawesi Tengah, terjadi Senin (18/7) sekira pukul 17.00-17.30 WITA. Santoso merupakan buronan nomor wahid polisi tanah air hingga masuk dalam daftar teroris global Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat. [hrs]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini