Pakai Baju Satpol PP Saat Terima Gelar Keraton, Gibran Mengaku Salah Kostum

Senin, 20 September 2021 15:58 Reporter : Arie Sunaryo
Pakai Baju Satpol PP Saat Terima Gelar Keraton, Gibran Mengaku Salah Kostum Wali Kota Solo Gibran terima gelar keraton. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menerima anugerah gelar kebangsawanan dari Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sri Susuhunan Paku Buwono XIII. Pemberian gelar dilakukan secara mendadak di kediaman pribadi PB XIII, Sasana Putra kompleks Ketaton Surakarta, Senin (20/9).

Putra Presiden Joko Widodo itu bernama lengkap Kanjeng Pangeran (KP) Gibran Rakabuming Widura Nagara. Saat diundang ke keraton, Gibran masih mengenakan seragam Satpol PP setelah sebelumnya memimpin apel di Pedaringan. Usai acara tersebut Gibran memang menghadiri acara vaksinasi di Sasana Sumewa Pagelaran Keraton Surakarta yang diadakan bersama Salim Grup.

Terkait gelar dengan tambahan nama baru tersebut, Gibran mengaku kurang mengetahuinya. Dia meminta wartawan menanyakannya ke kerabat keraton. Selain mendadak, Gibran menyebut salah kostum saat bertemu PB XIII.

"Saya hanya menerima saja dan itu suatu kehormatan. Dan itu tidak direncanakan dan saya juga enggak tahu. Saya saja salah kostum kok," kata Gibran kepada wartawan.

Dalam kesempatan bertemu dengan PB XIII, Gibran mengaku mendapat beberapa arahan. Di antaranya terkait penataan keraton agar terlihat lebih baik dan cantik. Terkait pembukaan wisata keraton dan museum, Gibran mengaku belum akan melakukan dalam waktu dekat.

Sebelum bertemu PB XIII, Gibran menyempatkan diri melihat sejumlah bangunan keraton. Di antaranya Sasana Sumewa Pagelaran Keraton, Bangsal Witono, Sitinggil Lor, Gapura utama. Gibran bersama Pengageng Parentah Keraton Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Dipokusumo juga masuk ke dalam keraton melalui Kori Kamandungan.

"Beliau mendapatkan gelar dari sinuhun. Asmone (namanya) ini Kanjeng Pangeran (KP) Gibran Rakabuming Widura Nagara," kata Pengageng Parentah Keraton Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Dipokusumo.

Pria yang akrab disapa Gusti Dipo itu menjelaskan, pemberian gelar tersebut sudah menjadi tradisi keraton pewaris dinasti Mataram itu. Di mana penerima gelar dianggap memiliki kepedulian terhadap keraton maupun budaya Jawa serta memiliki pengaruh.

"Nama Widura ini harapan kita bisa melekat pada mas Gibran. Bisa ngayomi, ngayemi (membahagiakan) pada masyarakat," katanya. [cob]

Baca juga:
Paku Buwono XIII Anugerahi Gibran Gelar Kebangsawanan Kanjeng Pangeran
Pimpin Apel, Gibran Kenakan Seragam Satpol PP untuk Pertama Kali
Bertemu Anggota DPR, Gibran Jelaskan Program Kesejahteraann Pekerja saat Pandemi
Dua Pekan PTM, Gibran Sebut Tidak Ada Siswa Terpapar Covid-19
Gibran Soal Maju Pilgub DKI: Wis Solo Paling Enak
Gibran Minta Warga Solo Disiplin Prokes: Kalau Naik Lagi ke Level 4, Ya Susah Kita

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini