Paguyuban pengrajin batik Lumajang menaruh harapan besar pada Gus Ipul - Puti

Rabu, 14 Maret 2018 06:42 Reporter : Nanang Ichwan
Puti kunjungi sentra batik di Lumajang. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno berkampanye di hadapan puluhan pem batik di Kabupaten Lumajang, Selasa (13/3) sore. Kehadiran pendamping Saifullah Yusuf atau Gus Ipul itu mendapat banyak masukkan untuk melestarikan budaya adi luhung yang sudah turun-temurun di kota pisang itu.

Pertemuan yang dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh itu dihadiri puluhan pengrajin batik se-Kabupaten Lumajang yang tergabung di Paguyuban Batik Guyub-Rukun. Para pembatik menaruh harapan besar kepada pasangan calon cicit KH Bisri Syansuri dan cucu Bung Karno itu agar memimpin Jawa Timur.

"Kami doakan beliau sukses untuk memimpin Jatim," kata Ketua paguyuban Batik Lumajang Guyub Rukun, Khaidar ketika memberikan sambutan, Selasa (13/3).

Puti kunjungi sentra batik di Lumajang 2018 Merdeka.com

Harapan itu , ujar dia, diamanahkan kepada Gus Ipul-Puti karena dinilai memperhatikan nasib para pengrajin batik yang ada di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Lumajang. "Kami yakin bila nanti tercapai menjadi gubernur dan wagub Jatim, program untuk pengrajin di Lumajang bisa dikembangkan," harapnya.

Selain itu, paguyuban yang membawahi 30 Pengrajin batik se-Kabupaten Lumajang itu juga berpesan agar karya-karya pembatik dicintai masyarakat Jawa Timur, sebagai wujudnya digunakan menjadi pakaian resmi di PNS, sekolah dan instansi di pemerintahan.

"Kami sangat mengharapkan itu, karena batik merupakan budaya yang luar biasa yang perlu dijaga," ungkapnya. Termasuk, sambung dia, agar ke depannya program-program bagi pembatik lebih digiatkan dan dipromosikan oleh pemerintah.

Puti kunjungi sentra batik di Lumajang 2018 Merdeka.com

Menanggapi masukan pembatik itu, Puti berjanji memperhatikan nasib para pembatik karena batik tulis harus dilestarikan. Istri Joy Kamron itu mengaku, batik yang di 'Tik' ada titik-titiknya, bukan yang cetakan. "Batik ya di situlah seninya, itu semakin banyak tik-nya yang mahal," ujar mantan anggota DPR RI dua priode itu.

Puti mengungkapkan, jika dirinya bersama Gus Ipul mendorong pengrajin pembatik sebagai salah satu sentra UMKM dengan memberikan sejumlah program. Di antaranya, lanjut dia, memberikan berbagai pelatihan mulai dari pengrajin, managemen, pemasaran dan memberikan permodalan serta membantu memasarkan agar go internasional.

"Itulah bagian dari komitmen saya bersama Gus Ipul. Untuk UMKM dan bagi ibu-ibu pengrajin batik," ujarnya. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini