Pada Menteri Yohana, JK ngaku soal jam kerja cuma obrolan santai

Sabtu, 6 Desember 2014 15:43 Reporter : Kresna
Pada Menteri Yohana, JK ngaku soal jam kerja cuma obrolan santai menteri yohana yambise. ©youtube

Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Yohana Susana Yembise sudah mengklarifikasi langsung pada Wapres Jusuf Kalla soal isu pengurangan jam kerja perempuan. Hal yang sama juga dia lakukan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi.

Yohana semula kaget ketika mendengar ada isu pemotongan jam kerja perempuan. Dia pun langsung menemui JK dan menelepon MenPan RB.

"Saya temui Pak JK, bagaimana bisa ada kebijakan itu tanpa bicara dengan saya sebagai menteri pemberdayaan perempuan. Saya juga telepon Menpan, harusnya itu saya dilibatkan karena ini menyangkut dengan perempuan," katanya kepada wartawan di UGM, Yogyakarta, Sabtu (6/12).

Setelah mendapat klarifikasi dari JK, dia pun baru tahu jika isu itu justru keluar dari media. Media mengutip perbincangan santai JK.

"Itu setelah saya konfirmasi ke Pak JK rupanya sekadar obrolan santai, tapi tiba-tiba itu keluar di media dan menjadi besar, kemudian mendapat tanggapan Menpan. Beliau pun kaget karena itu masuk media. Saya diuber-uber media soal ini, sekarang saya jelaskan bahwa itu hanya obrolan santai pak JK," terangnya.

Meski demikian, dia sudah memastikan agar ide tersebut dikaji ulang. Pasalnya, ide tersebut bukannya membuat perempuan semakin maju, tapi justru bias gender.

"Mengurus anak itu bukan tugas perempuan, itu tugas bersama laki-laki, ya perempuan. Kita ini mau mengangkat derajat perempuan tapi malah kebijakannya tidak sejalan," tegas Yohana.

Dia pun belum memiliki rencana untuk memberikan usulan lain atas ide JK yang dianggapnya tidak tepat. Meski demikian dia memahami kekhawatiran JK terhadap anak-anak yang kurang mendapat perhatian orang tua.

"Pengalamannya dulu perempuan dipersiapkan untuk anak-anak. Sekarang tidak bisa, tantangannya berbeda, dan soal anak itu adalah tanggung jawab laki-laki dan perempuan," tegasnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini