Operasi Yustisi, TNI-Polri Razia Penggunaan Masker Tekan Penyebaran Covid-19

Kamis, 10 September 2020 15:07 Reporter : Nur Habibie
Operasi Yustisi, TNI-Polri Razia Penggunaan Masker Tekan Penyebaran Covid-19 Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, pihaknya akan menggelar operasi yustisi atau penggunaan masker. Nantinya, operasi tersebut akan dilakukan bersama TNI, Satpol PP serta pihak Kejaksaan.

"Kenapa masker? Karena ini yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kita akan tegas ya untuk mengenakan operasi ini," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Kamis (10/9).

Ia menjelaskan, operasi tersebut akan dilakukan sejak pagi hingga sampai malam hari. Untuk melancarkan operasi atau kegiatan ini sendiri akan dilakukan koordinasi antara Kapolda, Kejati hingga kepala daerah setempat.

"Tentunya juga kita meminta kepada pemerintah daerah cluster mana yang rawan seperti pasar dan perkantoran dan sebagainya kita akan jaga di sana. Kita akan ada TNI-Polri di sana ada Satpol PP juga. Tujuannya adalah untuk meminimalisir penularan di cluster-cluster tersebut," ujarnya.

"Jadi mungkin jangan kaget kalau ada polisi, ada TNI, ada Satpol PP, tujuan kita bukan untuk tujuan represif. Tujuan kita untuk menyelamatkan. Kita tidak mau ada korban lagi. Korban orangtua yang punya anak dan lainnya. Ini yang kita antisipasi," sambungnya.

Jenderal bintang tiga ini menjelaskan, dalam operasi yang digelar kali ini. Pihaknya akan memberikan sanksi yang lebih tegas terhadap para pelanggar.

"Jadi begini kalau kemarin itu kan mendisiplinkan oleh karena itu ada Polisi, TNI, Satpoll PP, ini kita gabungan melibatkan juga Jaksa, Kamtib kita lakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan akan ada sanksi yang lebih tegas," jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap akan mengedepankan cara yang humanis terlebih dahulu dalam mengingatkan masyarakat tentang bahaya Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

"Kita juga berharap penegak disiplin internal di cluster-cluster pasar, di situ ada jeger-jegernya. Kita harapkan menerapkan disiplin tapi tetap diarahkan oleh TNI-Polri dengan cara-cara humanis. Kalau tidak mampu pendisiplinan itu, maka nanti akan kita lakukan dengan operasi yustisi itu," tutupnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Masker
  3. TNI
  4. Polri
  5. Covid 19
  6. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini