Operasi Yustisi di Jakbar, Polisi Dimintai Narkoba hingga Temukan Granat

Kamis, 1 Oktober 2020 09:48 Reporter : Nur Habibie
Operasi Yustisi di Jakbar, Polisi Dimintai Narkoba hingga Temukan Granat Operasi Yustisi di Jakarta. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Anggota Polsek Palmerah kembali menggelar Operasi Yustisi di Kampung Boncos, Jakarta Barat. Namun, polisi malah dikira sebagai pengedar narkoba di lokasi tersebut.

Wakapolsek Palmerah AKP Bahrun mengaku sempat diminta untuk menyerahkan narkoba oleh seorang pemuda. Karena, saat itu dia bersama 12 anggotanya tidak memakai seragam dinas polisi lengkap. Sehingga warga tidak dikenali sebagai anggota polisi.

"Kita lagi operasi yustisi, ada beberapa remaja yang menanyakan narkoba ke kita, ‘Bang ada barang enggak? Mau dong’, gitu nanya ke kita," kata ujar Bahrun dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (1/10).

Bahrun menyuruh pemuda tersebut untuk pergi. Sementara, anggota yang lainnya melakukan penggeledahan terhadap tempat duduk besar yang sebelumnya di pakai oleh banyak warga untuk berkumpul.

Saat itu, penggeledahan juga dilakukan terhadap sejumlah orang. Namun, pihaknya tak menemukan barang bukti dari badan mereka itu. Akan tetapi, pihaknya justru menemukan sebuah granat aktif.

"Kita curiga lihat mereka warga lari, beberapa berhasil di tangkap namun tidak di temukannya barang bukti. Kita temukan granat aktif di bawah tempat mereka duduk itu," kata Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto.

Tak hanya menemukan granat aktif saja, pihaknya juga menemukan puluhan bong alat hisap sabu yang telah dirakit dengan botol minum kemasan serta puluhan gram barang bukti sabu yang tertinggal.

"Ada juga senjata tajam jenis golok dan puluhan korek apinya yang sudah dimodifikasi untuk pembakar sabu," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Meski begitu polisi tidak menangkap...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini