Operasi Damai Cartenz Digelar di Wilayah Papua Rawan Kekerasan KST

Kamis, 20 Januari 2022 09:40 Reporter : Nur Habibie
Operasi Damai Cartenz Digelar di Wilayah Papua Rawan Kekerasan KST Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. ©Divisi Humas Mabes Polri

Merdeka.com - Polisi telah menggelar Operasi Damai Cartenz yang sudah berjalan sejak 17 Januari hingga 31 Desember 2021. Sehingga, di Papua nantinya sudah tidak ada lagi Satgas Ops Nemangkawi.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, dalam Operasi Damai Cartenz ini nantinya melibatkan personel TNI. Hal ini berbeda dengan Operasi Rasaka Cartenz yang hanya libatkan personel Polda dan Polres.

"Kemudian wilayah operasi kalau Damai Cartenz, wilayah operasi di lima Polres. Wilayahnya Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Nduga, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak Ilaga," kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (20/1).

Ia pun menjelaskan, untuk lima wilayah yang dijadikan sasaran dalam operasi oleh personel gabungan ini. Karena masuk dalam wilayah yang mengalami kekerasan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST).

"Kenapa wilayah ini, dari data statistik lima wilayah yang kekerasan oleh KKB," jelasnya.

"Sedangkan, untuk Operasi Rasaka ada 23 wilayah Polres. Ada 1 Polres yang wilayah hukumnya dua Kabupaten. Di luar lima wilayah tadi, itu aja perbedaannya," sambungnya.

Ia menyebut, untuk Operasi Damai Cartenz ini nantinya tetap didukung oleh Satgas Gakkum. Hal ini berbeda dengan Operasi Rasaka Cartenz, yang hanya menerjunkan 495 personel untuk lakukan pembinaan kepada masyarakat.

"Perbedaannya, kalau Operasi Cartenz walaupun kedepankan fungsi Binmas, Intel dan humas didukung oleh Satgas Gakkum. Kenapa? Bila terjadi kriminalitas atau gangguan keamanan yang dilakukan oleh kkb maka Satgas Gakkum ini akan untuk lakukan Gakkum," sebutnya.

"Namun bila tidak dikedepankan adalah pola-pola persuasif dan preemtif. Jadi operasi yang didukung Satgas Gakkum sebagai pendukung, bukan dikedepankan. Kenapa, saya ulangi lagi bila terjadi gangguan keamanan oleh KKB, maka Satgas Gakkum ini bergerak," sambungnya.

Lalu, untuk Satgas Gakkum nanti tidak akan diturunkan dalam Operasi Rasaka Cartenz. Karena memang digelar pada zona yang aman dari gangguan KST.

"Sedangkan, Rasaka pure hanya turun didukung oleh persuasif dan preemtif yang tidak ada Satgas Gakkumnya," tutupnya.

2 dari 3 halaman

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri telah menginstruksikan jajarannya untuk tak lagi melakukan penyerangan terlebih dahulu terhadap Kelompok Separatis Teroris (KST) dan lebih banyak bersikap bertahan. Hal ini berkaitan dengan Operasi Damai Cartenz 2022, yang mengedepankan pendekatan humanis.

"Selama ini kita dalam kasus penembakan selalu aktif merespon. Dalam merespon ini selalu terjadi kontak tembak ini (lebih banyak) sisi negatif, karena (KKB) memanfaatkan moment menjatuhkan pemerintah," kata Matihus kepada wartawan, Rabu (19/1).

Operasi Damai Cartenz 2022 ini dibentuk untuk menggantikan Satgas Ops Nemangkawi yang akan berakhir pada 25 Januari 2022 mendatang. Saat ini, operasi yang dilakukan juga mulai mengedepankan pendekatan persuasif.

"Kita lihat operasi terakhir mengurangi korban masyarakat yang dampaknya ke kegiatan itu, sehingga korban menurun termasuk masyarakat. Dan banyak (KKB) yang kita tangkap," ujarnya.

Mathius, yang merupakan Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 ini berharap ke depan banyak anggota KST yang dapat diedukasi untuk menyerahkan diri. Sehingga, mereka dapat kembali ke lingkungan masyarakat secara normal.

3 dari 3 halaman

Terjunkan 1.925 Personel Gabungan TNI-Polri

Diketahui, Operasi Damai Cartenz 2022 sudah mulai aktif atau bekerja sejak 17 Januari 2022 kemarin. Hal ini dikarenakan, berakhirnya tugas operasi Satgas Nemangkawi pada 25 Januari 2022 mendatang.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, dalam Operasi Dama Cartenz tersebut akan diterjunkan sebanyak 1.925 personel gabungan TNI-Polri.

"Operasi Damai Cartenz 2022 dilaksanakan terhitung mulai tanggal 17 Januari sampai dengan 31 Desember 2022. Dilaksanakan oleh Polda Papua, yang dibackup oleh Mabes Polri dan TNI dengan jumlah personel yang terlibat sebanyak 1.925 personel," kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (18/1).

Polri menyatakan operasi penindakan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua, bersandi Satgas Nemangkawi diganti menjadi operasi Damai Cartenz 2022. Penggantian nama tersebut seiring masa tugas operasi gabungan polisi dan TNI yang menangani situasi keamanan di Papua itu akan segera berakhir pada 25 Januari mendatang.

"Nanti operasi Nemangkawi ini berakhir dan namanya diganti jadi operasi Damai Cartenz 2022," kata Karopenmas Div Humas Brigjen Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Senin (10/1). [fik]

Baca juga:
Polri Gelar Operasi Rastra Samara Kasih Cartenz di Papua
Operasi Damai Cartenz, Misi di Tanah Papua
Operasi Damai Cartenz, Kapolda Papua Perintahkan Polisi Bertahan Hadapi KKB
Kronologi Kontak Tembak Satgas Nemangkawi dan KST Ngalum Kupel yang Lukai 1 Polisi
KST Ngalum Kupel Tembaki Pos Belukar Kiwirok, Satu Anggota Satgas Nemangkawi Terluka
Polri Ubah Operasi Nemangkawi Buru KST Papua Jadi Damai Cartenz 2022

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini