Olah TKP, Tim Labfor ambil sampel darah korban ditabrak Mercy

Jumat, 24 Agustus 2018 11:12 Reporter : Arie Sunaryo
Olah TKP, Tim Labfor ambil sampel darah korban ditabrak Mercy Olah TKP korban ditabrak Mercy. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan oleh petugas Polda Jawa Tengah (Jateng) terhadap kasus pembunuhan dengan menabrakkan mobil Mercy di Jalan KS Tubun, Solo, Jumat (24/8). Selain Tim Ditlantas Polda Jateng yang menggunakan metode traffic accident analysis (TAA) tiga dimensions, olah TKP juga melibatkan tim Labfor Bareskrim Mabes Polri dan Tim Inafis Polda.

Pantauan merdeka.com di lokasi, olah TKP diawali oleh tim TAA Polda Jateng yang melakukan pemotretan dan pengambilan video dengan drone. Usai pengambilan foto dan video dilanjutkan dengan pemeriksaan dari tim Inafis dan Labfor secara bersamaan.

Sejumlah petugas Labfor Bareskrim Mabes Polri cabang Semarang dengan seksama memeriksa bekas lokasi jatuhnya korban, Eko Prasetio. Ceceran darah yang sudah ditutup pair kembali dibersihkan dengan cetok. Petugas kemudian memasukkan sampel darah yang sudah tercampur dengan pair dan dimasukkan ke dalam kantong plastik.

Olah TKP korban ditabrak Mercy ©2018 Merdeka.com

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Haribowo mengatakan dengan olah TKP tersebut pihaknya mendapatkan banyak bukti baru terkait kasus pembunuhan dengan menabrakkan mobil Mercedes-Benz yang dilakukan oleh Iwan Adranacus tersebut. Dia berjanji untuk secepatnya mengungkap kasus tersebut dengan profesional.

"Alhamdulillah olah TKP hari ini berjalan dengan lancar dan ini menambah bukti yang kita perlukan. Nanti hasilnya akan diolah dan kita berikan keterangan lebih lanjut. Pada prinsipnya kita sudah mendapatkan apa yang kita cari untuk mendukung penyidikan kita," ujar Kapolresta.

Ribut menegaskan, pihaknya tidak main-main untuk menyidik kasus tersebut. Sehingga olah TKP mendatangkan 3 tim dari Polda Jawa Tengah, yakni tim Ditlantas, Labfor dan Inafis.

"Kita tidak main-main, semua yang mendukung penyidikan kasus ini kita kerahkan. Supaya penyidikan ini berjalan secara profesional, transparan dan bisa kita pertanggungjawabkan," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini