O Channel Kerjasama dengan KPI Bekali Komentator Bola & Pengisi Acara Materi P3SPS

Senin, 9 Maret 2020 15:36 Reporter : Tri Yuniwati Lestari
O Channel Kerjasama dengan KPI Bekali Komentator Bola & Pengisi Acara Materi P3SPS O Channel bertemu KPI. ©2020 Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Komentator dan host O Channel duduk bersama dengan KPI bahas P3 SPS. Hal ini, terkait potongan video yang viral mengenai komentator bola pada tayangan pertandingan Shoppe Liga 1 yang ditayangkan pada Jumat (6/3) lalu.

"Sesuai usulan KPI akan diadakan semacam pembinaan dan mengundang KPI sebagai narasumber untuk memahami pentingnya pemahaman P3 SPS dalam penyiaran," Head of Programming O Channel, TJ Saksono di kantor KPI Pusat, Jakarta Pusat, Senin (9/3).

TJ menyampaikan, pertemuan yang akan diadakan tidak hanya untuk program bola tetapi juga program-program yang lainnya.

"Meminta semua tim lebih aware kembali lagi aturan P3 SPS memerhatikan sekecil apapun kesalahan pada penyiaran, dan juga pihak manajemen karena siaran disiarkan secara langsung," lanjut TJ.

2 dari 3 halaman

Sebelumya, O Channel bersama Emtek mendatangi kantor Komisi Penyiaran Indonesia, Senin (9/3). Hal ini guna menyampaikan permintaan maafnya atas video beredar yang menuai polemik di masyarakat.

Dalam video itu, menjadi viral dan menuai kecaman karena pembawa acara sekaligus komentator pertandingan sepakbola terkait menyinggung isu gender tak pantas. Pertandingan Persita Tanggerang vs PSM Makassar berlangsung Jumat (6/3) lalu.

TJ Saksono meminta maaf atas penggalan video yang viral itu. O Channel juga telah melakukan beberapa langkah antisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

"Kami juga merasa kecolongan, tapi kita sudah melakukan tindakan yaitu meng-grounded komentator yang bersangkutan, sehingga tidak lagi menjadi komentator dan host di tempat kami sampai waktu yang ditentukan," ucap TJ, di kantor KPI Pusat, Jakarta Pusat, Senin (9/3).

3 dari 3 halaman

Selain itu, O Chanel juga mengatakan, telah mengedit tayangan yang ditayangkan secara streaming di Vidio.com. Hal ini untuk mencegah penggalan video tersebut tidak dapat lagi disaksikan ataupun dibagikan kepada publik.

Dalam hal ini, Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat mengapresiasi atas kerja cepat yang dilakukan O Channel atau Emtek Group, dalam memberikan sanksi terhadap komentator atau host yang melakukan tindakan tidak pantas tersebut.

"Pertama adalah kami sebenarnya menyesalkan adanya kejadian liga satu Shopee tersebut, namun kami apresiasi teman-teman sudah melakukan manajemen krisis mengrounded komentator, sudah membuat versi edit vidio.com, dan permintaan maaf ke publik," ucap Nuning di kantornya.

Nuning menyampaikan untuk ke depannya diharapkan O Channel bisa membekali para timnya untuk lebih memperhatikan isu-isu sensitifitas gender dan juga mengedepankan P3 SPS dalam siarannya.

"KPI pusat memang belum mengawasi O Channel, maka saran saya teman-teman mendatangi KPI DKI yang mengawasi O Channel, dan juga ke depannya perlu peningkatan produktifitas khususnya dalam penyiaran," ucap Nuning.

"Produksi siaran lebih intensif, harus memberikan pembekalan P3 SPS dan isu-isu sensitifitas gender," tutupnya. [rnd]

Baca juga:
Temui KPI, O Channel Sampaikan Sudah Grounded Komentator Bola Ucap Kata Tak Pantas
KPI Ingatkan Media dalam Kasus Corona: Selektif Pilih Narsum dan Jangan Dramatisir
Pertemuan Silaturahmi, KPI Puji Tayangan SCTV dan Indosiar
Konten Netflix Diminta Diperketat
KPI Tak Akan Punya Wewenang Blokir Konten Netflix CS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini