Nyabu di depan toko, penjual susu kedelai diciduk Polisi

Senin, 24 November 2014 17:23 Reporter : Kresna
Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Polresta Kota Yogyakarta mengamankan seorang pengguna narkoba jenis sabu, Sabtu (22/11) malam. JS, pengguna narkoba yang kesehariannya berdagang susu kedelai tersebut ditangkap ketika nekat nyabu di sebuah toko kawasan Pakem. Kapolresta Kota Yogya, Kombes Pol R Slamet Santoso, Senin (24/11) mengatakan bahwa JS juga kedapatan membawa sabu seberat 3,91 gram.

"Tersangka ditangkap di depan sebuah toko kawasan Pakem, setelah diamankan ke Polresta dan dites urine hasilnya positif," kata Slamet pada wartawan, Senin (24/11) siang.

Dari tangan JS polisi mengamankan sebuah timbangan dan dua plastik berklip yang berisi sabu. Atas kepemilikan dan penggunaan ini JS dijerat dengan pasal 122 ayat 1/127 ayat 1.

"Dua plastik tersebut berisi sabu masing-masing dengan berat 1,8 gram dan 2,1 gram," terang Slamet.

Selain JS, di hari yang sama pihak kepolisian juga mengamankan IN, seorang buruh bangunan di kontrakannya di kawasan Taman Tirto yang juga kedapatan menyabu. Dari tubuh tersangka polisi menemukan sabu seberat 1,33 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok. Setelah itu pihak kepolisian menggeledah rumah IN dan menemukan bungkusan sabu lainnya yang disembunyikan dalam boneka.

"Dari hasil penggeledahan, dikumpulkan barang bukti berupa satu bungkus plastik berklip dalam bungkus rokok seberat 1,33 gram dan dua bungkus plastik berklip berisi sabu yang disembunyikan dalam boneka," tambah Slamet.

Sementara itu IN, mengaku sengaja menyembunyikan sabu dalam boneka karena yakin tidak mungkin digeledah polisi saat pemeriksaan. Namun ternyata dugaannya meleset, tak satu pun barang di rumah IN yang luput dari pemeriksaan polisi.

"Saya kira nggak bakal ketahuan kalau disimpan dalam boneka, tapi ternyata ketahuan juga. Apes," katanya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini