Niat berobat, ER malah dipaksa layani nafsu seks dukun

Senin, 17 Maret 2014 00:31 Reporter : Abdullah Sani
Niat berobat, ER malah dipaksa layani nafsu seks dukun Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Niat hati untuk berobat, namun perempuan berinisial ER, warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, justru menjadi korban seks seorang dukun.

Pegawai swasta itu dipaksa melayani nafsu bejat, Mu (55), saat hendak berobat di tempat praktiknya di Jalan Balai Kumbang Desa Insit Kecamatan Tebing Barat. Tak terima atas perlakuan bejat Mu, ER kemudian melapor ke polisi.

"Laporan korban telah diterima dan diselidiki oleh kepolisian setempat," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada merdeka.com, Minggu (16/3).

Peristiwa itu dilaporkan ke polisi, Jumat (14/3) lalu, setelah ER tak tahan lagi menghadapi masalah itu sendiri. Diceritakan ER, perbuatan tak senonoh yang dialaminya terjadi, Jumat (7/3) lalu.

Dalam laporannya, ER mengisahkan peristiwa pahit yang dialaminya berawal ketika dirinya datang ke tempat praktik dukun palsu tersebut untuk berobat. Sesampainya di lokasi, ER disuruh masuk ke dalam kamar yang telah disediakan.

Setelah ER masuk, sang dukun memeluknya dan menciumi bibir ER. Selain itu, dukun tersebut meraba bagian alat vital ER.

Pakaian ER pun dilucuti satu persatu. Setelah itu, ER diletakkan di atas kasur untuk melakukan hubungan suami istri dengan alasan sebagai salah satu syarat pengobatan. Awalnya ER menolak ajakan sang dukun.

Tidak habis akal, sang dukun meminta agar ER melakukan seks oral. Permintaan itu diikuti korban, sampai sang dukun merasa puas.

Ternyata, perbuatan itu, jadi beban pikiran korban dan dia melapor ke polisi satu pekan setelah kejadian. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Pelecehan Seksual
  2. Dukun
  3. Dukun Cabul
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini