NH-Aziz pusatkan kampanye akbar di Makassar dan Palopo

Jumat, 16 Februari 2018 13:17 Reporter : Kurniawan
NH-Aziz pusatkan kampanye akbar di Makassar dan Palopo Nurdin Halid - Aziz Qahhar Mudzakkar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) bersama tim pemenangan telah memutuskan lokasi rapat umum alias kampanye akbar di Pilgub Sulsel 2018. Dua daerah dipilih yakni Kota Makassar dan Kota Palopo.

Beragam pertimbangan mendasari keputusan tersebut. Kota Makassar dipilih lantaran statusnya sebagai ibukota provinsi, dimana jumlah pemilih paling besar di daerah tersebut.

Sedangkan Kota Palopo dipilih karena menjadi representasi Luwu Raya. Seluruh kabupaten/kota lingkup Luwu Raya diharapkan ikut meramaikan kampanye akbar NH-Aziz di Kota Palopo.

"Untuk kampanye akbar ada dua kali sesuai aturan. Itu kita agendakan di Kota Makassar dan Luwu Raya, tepatnya di Kota Palopo. Nah, di Kota Palopo itu seluruh Luwu Raya harus hadir (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu Utara)," ucap Nurdin, Jumat, 16 Februari.

Menurut Nurdin, pihaknya menargetkan bisa mengumpulkan minimal 100 ribu pendukung pada setiap kampanye akbar. Pendukung yang dimaksud ditegaskannya merupakan orang yang benar-benar akan memilih NH-Aziz. Bukan massa bayaran atau sebatas ingin bersenang-senang atas hiburan pada kampanye akbar.

Lebih jauh, Nurdin menuturkan teknis persiapan kampanye akbar akan dibahas kemudian. Termasuk pemilihan lokasi di daerah, apakah di dalam ruangan atau di luar ruangan, seperti lapangan.

"Persoalan nantinya apakah ada lapangan yang representatif, ya itu nanti (dibahas)," tutur Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar itu.

Dalam tahapan kampanye rentang 15 Februari hingga 23 Juni, Nurdin menyebut ada tiga jenis upaya sosialisasi. Rinciannya yakni rapat umum alias kampanye akbar, kampanye tatap muka terbuka/tertutup dan kampanye terbatas alias dialogis.

Tiap ragam kampanye itu memiliki aturan yang harus ditaati, semisal batasan jumlah peserta.

Nurdin meminta tim pemenangan dan koalisi parpol pengusung bekerja keras dan bekerja cerdas untuk mengoptimalkan masa kampanye. Disampaikannya pula, masa kampanye bukanlah untuk sosialisasi semata, tapi penggalangan dukungan sebanyak-banyaknya. [paw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini