Ngaku Pegawai Kemenko Polhukam, Irwan Tipu Korban Sebut Bisa Berangkatkan Umrah

Senin, 4 November 2019 10:30 Reporter : Nur Habibie
Ngaku Pegawai Kemenko Polhukam, Irwan Tipu Korban Sebut Bisa Berangkatkan Umrah Ilustrasi Penipuan Investasi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Irwan alias Iwan bin Momer (56) telah ditangkap aparat kepolisian karena telah mengaku sebagai pegawai Kemenko Polhukam dan bisa memberangkatkan umrah. Oleh karena itu, ia menipu korban mencapai belasan juta.

"Tersangka sering mendatangi perkantoran-perkantoran dan mencari calon korban dengan menawarkan berbagai jenis jasa, salah satunya menawarkan jasa pengurusan perjalanan ibadah umrah," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto dalam keterangannya, Senin (4/11).

Kasus berawal saat tersangka menjumpai korbannya yang ingin memberangkatkan umrah orang tuanya, pada 13 Juni 2019. Tersangka pun meyakinkan korban dengan berpakaian seperti pegawai Kemenko Polhukam.

"Untuk meyakinkan korban, tersangka menggunakan seragam Kementerian Polhukam dan dilengkapi ID Card," jelasnya.

Karena korban percaya dengan tipu muslihat tersangka, ia pun meminta uang kepada korban dengan alasan untuk mengurus umrah. Karena sukses membohongi korban, tersangka pun membawa kabur uang tersebut dan korban tak bisa menghubunginya.

"Korban melakukan transfer ke rekening milik tersangka sejumlah Rp 15 juta. Setelah melakukan transfer dana itu korban tidak bisa menghubungi tersangka dan korban sadar bahwa telah ditipu," ujarnya.

Oleh karena itulah, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya. Mendapat laporan tersebut, tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya merespons dan sukses mengamankan tersangka Irwan di kawasan Cipinang, Jakarta Timur pada 29 Oktober 2019.

"Atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP," katanya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini