New Normal, Minat Wisatawan Naik Bus Tingkat Werkudara Masih Sepi

Kamis, 9 Juli 2020 11:07 Reporter : Arie Sunaryo
New Normal, Minat Wisatawan Naik Bus Tingkat Werkudara Masih Sepi Bus tingkat Werkudara di Solo. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Bus tingkat wisata Werkudara milik Pemkot Solo yang mulai beroperasi 27 Juni lalu hingga kini masih sepi peminat. Masyarakat maupun wisatawan belum tertarik untuk naik bus dan berkeliling Kota Bengawan, meskipun operasional menerapkan protokol kesehatan ketat.

Kepala Seksi Angkutan Orang, Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Dwi Sugiharso, tak menampik kabar tersebut. Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat masyarakat belum berminat naik bus Werkudara.

"Sudah sepekan lebih layanan Bus Werkudara kita operasikan. Kami lihat penumpangnya masih sepi," ujar Dwi, Kamis (9/7).

Menurut dia, sejak dioperasikan sepekan terakhir, bus tingkat Werkudara hanya mendapatkan sekali trip pada hari Minggu (5/7). Trip dengan 20 wisatawan itu merupakan perjalanan perdana setelah layanan itu dihentikan sejak Solo berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) 13 Maret lalu.

Dia menambahkan, untuk kapasitas penumpang hanya boleh diisi 50 persen. Sehingga jumlah penumpang maksimal hanya 20 orang dari kondisi penuh 52 orang. Semua penumpang, lanjut dia, sebelum naik bus dilakukan pengecekan suhu badan, cuci tangan, jarak antar penumpang, pemakaian masker dan hand sanitizer, hingga penyemprotan disinfektan.

"Untuk anak usia kurang dari 15 tahun tidak boleh naik bus Werkudara," katanya.

Ia menambahkan, sepinya peminat bus Werkudara juga diakibatkan liburnya siswa sekolah. Apalagi selama ini kebanyakan penumpang bus tersebut anak-anak sekolah.

"Dengan adanya aturan tersebut serta masih banyaknya anak belum sekolah membuat bus ini sepi peminat," tutup dia. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini