New Normal di Banyuwangi Diawali dari Sektor Pelayanan Publik

Kamis, 4 Juni 2020 14:40 Reporter : Supriatin
New Normal di Banyuwangi Diawali dari Sektor Pelayanan Publik Abdullah Azwar Anas. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Permana

Merdeka.com - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas telah mempersiapkan sejumlah hal untuk menyambut new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19. Dia menyebut, new normal di daerahnya akan dimulai dari sektor pelayanan publik.

"New normal atau di kami disebut kebiasaan anyar ini kami mulai dari pelayanan publik," katanya dalam diskusi Pembatasan Kegiatan Vs Produktif dan Aman Hadapi Covid-19 yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (4/6).

Dia menjelaskan, kantor desa di Banyuwangi sudah dibuka untuk melayani masyarakat. Seluruh perangkat desa kini dilengkapi dengan alat pelindung diri.

Tak hanya perangkat desa, protokol kesehatan juga wajib dipatuhi oleh masyarakat yang berkunjung. Misalnya warga harus menggunakan masker.

"Kalau mereka tidak gunakan masker nggk dapat pelayanan," tegasnya.

Sebelum masuk ke kantor desa, warga juga harus melakukan pongecekan suhu tubuh. Jika warga menolak, maka akan dipulangkan ke rumah masing-masing.

"Ketiga wajib cuci tangan sebelum masuk. Begitu dia masuk ke dalam harus berjaga jarak. Kemudian ibu-ibu yang sepuh agak batuk, ini tidak boleh datang," terangnya.

Setelah sektor pelayanan publik, new normal berikutnya masuk ke sektor pariwisata. Dia memastikan tak akan mengizinkan hotel atau restoran beroperasi di Banyuwangi jika tak menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Restoran yang sudah new normal kita kasih sertifikasi atau semacam tiket. Kalau tidak ada tiket, mereka tidak boleh (beroperasi) karena ini akan berisiko. Jangan-jangan aman di hotel, aman di transportasi tapi tidak aman di restorannya," pungkas Azwar Anas. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini