Nestapa Istri di Lahat, Ajakan Cerai Dibalas Tikaman Belati Suami

Senin, 18 April 2022 08:57 Reporter : Irwanto
Nestapa Istri di Lahat, Ajakan Cerai Dibalas Tikaman Belati Suami ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang ibu rumah tangga, LM (30) tewas dengan banyak luka di sekujur tubuhnya karena dibunuh suaminya sendiri, AG (35). Pembunuhan lantaran pelaku tak terima istrinya meminta cerai.

Peristiwa itu bermula saat keduanya terlibat cekcok mulut yang membuat korban kabur dan bermalam di rumah saudara laki-lakinya di Kelurahan Pagar Agung, Lahat, Sumatera Selatan. Hal itu membuat pelaku emosi dan menemui korban, Minggu (17/4) sore.

Ketika bertemu, pasangan suami istri itu kembali ribut. Korban pun meminta cerai karena tak tahan dengan sikap suaminya. Permintaan cerai tersebut membuat amarah pelaku semakin menjadi. Petani itu lantas mencabut pisau dan menusuk korban berkali-kali.

Korban tewas di tempat dengan banyak luka tusukan, seperti lima lubang di dada, punggung, tangan, dan mata. Usai kejadian, pelaku menyerahkan diri ke Mapolres Lahat.

2 dari 2 halaman

Kasi Humas Polres Lahat Aiptu Lispono mengungkapkan, tersangka mengaku nekat membunuh karena kesal mendengar permintaan cerai dari korban. Sementara tersangka datang ke rumah iparnya itu bermaksud mengajak istrinya pulang.

"Saat ribut korban minta cerai, karena itulah tersangka kesal dan melakukan pembunuhan," ungkap Lispono, Senin (18/4).

Atas perbuatannya, tersangka AG terancam dipenjara selama 15 tahun karena melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal.

"Tersangka menyerahkan diri setelah pembunuhan. Dia masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," pungkasnya.

Baca juga:
Pasangan Petani Muara Enim Dibacoki di Depan Anak, Suami Tewas dan Istri Luka Parah
Atasan Jadi Tersangka Pembunuhan, Personel Satpol PP Makassar Diminta Tetap Maksimal
Ini Sosok Wanita R di Cinta Segitiga Kasatpol PP Makassar dan Pegawai Dishub
Kasatpol PP Makassar Dalang Penembakan Petugas Dishub Pernah Jadi Atasan Korban
Jadi Otak Pembunuhan Petugas Dishub, Kasatpol PP Makassar Terancam Hukuman Mati

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini