Nekat Datang ke Solo, Ratusan Pendukung PSS Sleman Dibubarkan

Sabtu, 16 Oktober 2021 07:05 Reporter : Arie Sunaryo
Nekat Datang ke Solo, Ratusan Pendukung PSS Sleman Dibubarkan Ilustrasi sepak bola. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/ChaKrit

Merdeka.com - Ratusan suporter nekat datang ke Kota Solo, Jumat (15/10) malam. Massa yang sebagian besar berseragam hijau tersebut diduga akan menemui manajemen PSS Sleman yang sedang mendampingi tim bertanding melawan Barito Putra di Stadion Manahan.

Masalah internal antara suporter dan manajemen diduga menjadi pemicu kedatangan mereka. Namun kedatangan mereka langsung dibubarkan aparat keamanan dan diamankan Polresta Surakarta.

Kapolresta Surakarta, Kombes Ade Safri, mengatakan ada sekitar 900 orang suporter yang kedapatan berusaha masuk Kota Solo melalui dua pintu utama. Petugas bertindak menghalau di Tugu Makutha Jalan Adi Sucipto dan Faroka Jalan Slamet Riyadi.

"Mereka terpantau masuk ke Solo dari Tugu Makutha dan Faroka dan kita bubarkan. Di Tugu Makutha ada 600 suporter dan di Faroka ada 300 suporter," ujar Ade Safri.

Mantan Kapolres Karanganyar itu mengatakan, petugas sempat mendapatkan perlawanan dari suporter di Tugu Makutha. Para suporter melempari petugas dengan batu.

"Kami dilempar batu dan terpaksa harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka," terangnya.

Menurut Ade, sebagian suporter diamankan petugas di Mako 2 Gendengan. Selain suporter, petugas juga mengamankan 150 unit kendaraan roda dua.

"Kita lakukan pendataan suporter dan kendaraan. Kalau tidak lengkap surat-suratnya kita kenakan sanksi tilang. Yang lengkap surat kendaraan kita minta pulang ke Sleman," tandasnya.

Dikatakan Ade, ratusan suporter nekat datang ke Solo karena akan melakukan protes terhadap manajemen. Ia menyayangkan kasus ini karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan Kota Solo.

"Kalau ada masalah internal klub jangan dibawa ke Solo. Selesaikan di daerah asal," pungkas Ade. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini