Napi Bakar Rutan Siak, Kasat Narkoba Tertembak Peluru Karet

Sabtu, 11 Mei 2019 10:29 Reporter : Abdullah Sani
Napi Bakar Rutan Siak, Kasat Narkoba Tertembak Peluru Karet Napi Lapas Siak dievakuasi pasca kerusuhan dan pembakaran. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan narapidana Rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kabupaten Siak, Riau mengamuk hingga berujung pembakaran rutan. Ratusan tahanan di Rutan Siak melarikan diri. Namun ada juga yang bertahan. Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani dikabarkan tertembak peluru karet.

"Kondisi personel kita kena (tertembak) peluru karet di lengan (atas)," ujar Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, Sabtu (11/5).

Menurutnya, penembakan itu dilakukan oleh salah satu napi. Meski ada personel terluka, Kapolda bersyukur tidak jatuh korban jiwa.

"Saat itu polisi tersebut sedang melakukan pengamanan, tapi (tertembak) sedikit saja di lengan. Itu ditemukan peluru karet tapi sudah tidak ada masalah. Yang penting tidak ada korban meninggal," kata Widodo.

Kondisi Jailani masih terbaring di ruangan Marwa III RSUD Tengku Rafian Kabupaten Siak. Dia akan menjalani operasi untuk mengangkat proyektil yang bersarang di lengan kirinya.

“Alhamdulillah, saya masih bertahan berkat doa teman-teman. Siang ini saya akan menjalani operasi pengangkatan proyektil tangan kiri saya ini. Mohon doanya," ujar AKP Jailani.

Diberitakan sebelumnya, ratusan narapidana membakar rumah tahanan (Rutan) Kabupaten Siak Riau Rabu (11/5) sekitar pukul 01.00 Wib. Rutan yang dihuni sekitar 648 orang narapidana itu ludes dilahap si jago merah.

Napi diduga mengamuk dan menyerang para sipir yang berjaga. Usai kejadian, tim personel Polres Siak dibantu anggota Kodim 0303 Bengkalis melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian.

Dari 648 narapidana dan tahanan yang menghuni Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, baru sekitar 110 napi yang berada dalam pengawasan kepolisian. Sisanya belum diketahui keberadaannya pasca kerusuhan yang berujung terbakarnya rutan.

"110 napi dan tahanan sudah dalam pengawasan kita. Masih ada yang tersisa di dalam Rutan. Nanti kita cek dan hitung jumlah yang ada," ujar kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, Sabtu (11/5).

Para napi yang berada dalam pengawasan polisi dievakuasi ke gedung Tengku Maharatu di depan Istana Siak. Mereka didudukkan dan diawasi ketat aparat kepolisian. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini