Nadiem Ungkap Tantangan Pendidikan Vokasi: Kurikulum Tak Selaras Dunia Industri

Selasa, 4 Mei 2021 11:15 Reporter : Merdeka
Nadiem Ungkap Tantangan Pendidikan Vokasi: Kurikulum Tak Selaras Dunia Industri Mendikbud Nadiem Makarim Raker dengan Komisi X DPR. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, menyebut pendidikan vokasi masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu bentuk tantangan yang nyata misalnya, kurikulum pendidikan vokasi yang belum selaras dengan kebutuhan dunia industri.

"Pada kenyataannya masih banyak tantangan pendidikan vokasi. Kurikulum yang tidak selaras dengan kompetensi industri, rendahnya kompetensi, dan kesiapan mental pekerja lulusan, kurang dan rendahnya jumlah dan kualitas guru, dan kurangnya fasilitas sarana prasarana, kurangnya kerja sama dengan perusahaan lembaga pemerintah, dan dunia usaha dunia industri," ujar Nadiem memaparkan sejumlah tantangan pendidikan vokasi dalam acara Festival Pendidikan Astra 2021, Selasa (4/5).

Menurut Nadiem, pengembangan pendidikan vokasi telah menjadi satu poin fokus isi nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air. Pendidikan vokasi merupakan suatu model pendidikan yang menitikberatkan pada penguasaan keahlian atau keterampilan tertentu.

"Sehingga lulusannya diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi nasional sebagai tenaga profesional," paparnya.

Ia menerangkan pelbagai tantangan tersebutlah yang menjadi dasar perancangan Program SMK Pusat Keunggulan. Di mana program ini mengedepankan keselarasan yang mendalam dan menyeluruh dari SMK dengan dunia kerja melalui 8 link and match.

"Selain itu kami juga mengarahkan kebijakan pendidikan vokasi dan menjadikan pendidikan vokasi sebagai suatu solusi bagi tantangan dan kebutuhan masyarakat melalui kreativitas dan inovasi," jelas Nadiem.

Menurut Nadiem dalam waktu dekat pihaknya juga akan merilis program pengembangan mutu kampus vokasi.

"Dalam kaitannya dengan hal tersebut kami menyampaikan Terima kasih atas inisiatif dan upaya PT Astra Internasional untuk berperan aktif dalam pengembangan pendidikan vokasi, melalui pembentukan kerjasama dengan SMK dan pelaku dunia usaha dan dunia industri," pungkasnya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini