NA Rencanakan Aksi Secara Matang dalam Kasus Sate Sianida

Senin, 3 Mei 2021 18:57 Reporter : Purnomo Edi
NA Rencanakan Aksi Secara Matang dalam Kasus Sate Sianida Polisi memberikan keterangan terkait kasus satai beracun di Bantul. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi pengiriman sate bercampur sianida dengan target seorang berinisial T diduga telah direncanakan matang oleh tersangka berinisial NA. Ada sejumlah indikasi dari perencanaan yang dilakukan NA.

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudy Satria menuturkan perencanaan aksi ini dilakukan sejak dari memesan racun Kalium Sianida, hingga memesan ojek online untuk mengantarkan pesanan sate tersebut.

Burkan menerangkan tersangka sempat berganti sepeda motor. Motor yang biasa dipakai oleh NA tidak dipakai dan justru meminjam motor temannya.

Selain itu, kata Burkan, tersangka yang kesehariannya tidak berhijab saat melaksanakan aksinya sengaja memakai hijab. Tersangka juga sengaja memakai jaket tertentu yang usai bertransaksi dengan pengemudi ojek online segera dibuangnya ke tempat sampah.

"Ya direncanakan. Ini proses yang direncanakan. Dia (tersangka) berganti motor. Dia yang tidak biasanya berjilbab di hari itu berjilbab. Kemudian telah memersiapkan jaket. Jaketnya ini dibuang," terang Burkan di Mapolres Bantul, Senin (3/5).

Indikasi lainnya adalah dari pemesanan racun Kalium Sianida yang ditaburkan pelaku ke bumbu sate. Racun ini disebut Burkan telah dipersiapkan oleh NA.

"Racun dibeli lewat aplikasi jual beli online. Racun dibeli pada akhir Maret 2021 lalu," terang Burkan.

Burkan menuturkan atas perbuatannya ini, NA dijerat dengan pasal berlapis. Di antaranya adalah pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

"Ancaman hukumannya hukuman mati, penjara seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara,"tegas Burkan. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini