Mutilasi pacar demi praktik sihir dan seks menyimpang, mahasiswi ditangkap

Kamis, 15 Februari 2018 23:51 Reporter : Indra Cahya
Mutilasi pacar demi praktik sihir dan seks menyimpang, mahasiswi ditangkap Ilustrasi Pembunuhan Sadis. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Anastasia Onegina, seorang mahasiswi 21 tahun, diduga membunuh sang pacar, Dmitry Sinkevich, 24, karena mempraktikkan okultisme dan juga BDSM ketika berhubungan intim. Hal ini terjadi di Rusia.

Melansir situs metro.co.uk hal sang pacar yang seolah polisi di Rusia meninggal ketika mempraktikkan okultisme dan BDSM. Okultisme adalah kepercayaan terhadap hal-hal supranatural seperti ilmu sihir. Sementara BDSM merupakan kegiatan alternatif seksual yang melibatkan Sadomasokisme (kesukaan menyakiti atau disakiti dalam konteks seksual).

Anastasia Onegina, 21 tahun, mengaku memutuskan kekasihnya yang bernama Dmitry Sinkevich, 24, namun bersikeras bahwa dia tidak membunuh pacarnya. Kepada polisi Onegina ia mengatakan bahwa dia menemukan mayatnya dan merasa takut akan dituduh melakukan pembunuhan, karena itulah ia memutuskan untuk mutilasi jenazahnya.

Polisi mencurigai bahwa Sinkevich merupakan seorang mantan polisi dan tentara wajib militer di Angkatan Darat Rusia, dan meninggal dunia saat melakukan permainan seks. Seorang tetangga yang dimintai keterangan mengatakan kepada media lokal bahwa pasangan tersebut merupakan penggemar okultisme dan BDSM. Hal tersebut diperkuat dengan gambar-gambar setan yang memenuhi halaman Facebook mereka.

Mereka ternyata dikenal di lingkungan sekitar karena selalu membuat banyak kebisingan. Kejadian ini diketahui setelah adik Onegina menemukan sebuah korset yang menutupi wajah Sinkevich dan diketahui itu adalah milik kakaknya. Atas dasar itu, ia pun kemudian memanggil polisi. Saat ini sedang dilakukan tes forensik menentukan bagaimana Sinkevich bisa meninggal.

Foto terakhir Sinkevich yang diposting secara online menunjukkan bahwa ia dan Onegina sedang mengajak anjingnya berjalan-jalan pada hari Minggu pagi, sekitar pukul 07.50. Dia ditemukan meninggal dan dimutilasi pada hari yang sama.

Detektif Nikolay Panasyuk yang menangani kasus pembunuhan ini mengatakan mayat Sinkevich pertama kali ditemukan oleh saudara perempuan tersangka, yang ketika itu datang ke flatnya.

"Tersangka, yang berusia 21 tahun, diketahui sangat mengenal korban, kini telah ditahan. Namun masih bersikeras jika dia tidak membunuhnya,” kata Panasyuk.

Sumber:Liputan 6 [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini