Hot Issue

Murung Jasa Pengacara 'Dipotek' Jaksa Pinangki

Kamis, 12 November 2020 06:04 Reporter : Henny Rachma Sari
Murung Jasa Pengacara 'Dipotek' Jaksa Pinangki Anita Kolopaking-Jaksa Pinangki. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - "Tahu kalau istri murung, saya tidak berani bertanya kenapa."

Begitu pengakuan Wyasa Santosa, suami pengacara buronan Djoko Tjandra, Anita Kolopaking saat bersaksi di hadapan majelis hakim. Wyasa menceritakan istrinya berwajah murung setelah menemui seseorang di Apartemen Dharmawangsa Essense Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Terungkap dalam persidangan, saat itu Anita menemui mantan Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung Pinangki Sirna Malasari.

Di awal sidang, Wyasa mengungkap istrinya meminta legal fee sebesar USD200.000 ke Djoko Tjandra sebagai biaya jasa bantuan hukum pengajuan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Legal fee USD200.000, USD100.000 diterima saat penandatangan jasa hukum, USD100.000 berikutnya sesuai dengan progres pekerjaan, kemudian biaya keberhasilan USD200.000," kata Wyasa.

Dalam dakwaan disebutkan pada tanggal 19 November 2019, Pinangki mengajak seorang pengusaha bernama Rahmat dan advokat Anita Kolopaking untuk bertemu dengan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur.

Anita pun menyampaikan dokumen berisi surat kuasa dan surat penawaran jasa bantuan hukum dan meminta USD200.000 sebagai success fee, kemudian Djoko Tjandra menyetujui dan menandatangani dokumen tersebut.

"Uang 100.000 dolar AS sudah diserahkan Djoko Tjandra kepada Saudara?" tanya Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung KMS Roni.

"Belum," jawab Wyasa.

Wyasa mengaku istrinya hanya menerima USD50.000 dari Pinangki.

Baca Selanjutnya: Anita Kolopaking Murung...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini