Mundur Stafsus Jokowi, Belva Diminta Tarik RuangGuru dari Mitra Kartu Prakerja

Rabu, 22 April 2020 09:33 Reporter : Merdeka
Mundur Stafsus Jokowi, Belva Diminta Tarik RuangGuru dari Mitra Kartu Prakerja Belva Ruang Guru. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Politikus Demokrat Rachland Nashidik menyarankan Belva Devara menarik RuangGuru sebagai mitra kartu Prakerja dengan program Skill Academy. Hal ini menyusul pengunduran diri Belva dari Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menurutnya, jika Belva tidak menarik Ruangguru dari program pemerintah ini maka akan menimbulkan konflik kepentingan.

"Bila tidak, pengunduran dirinya dari Stafsus Presiden itu cuma trik untuk melindungi kepentingan bisnisnya saja," kata Rachland dalam keterangannya, Rabu (22/4).

Rachland curiga ada yang tidak beres bila Belva mundur tanpa diikuti oleh keberadaan Ruangguru sebagai mitra dari program Kartu Pra Kerja. Meskipun berulangkali, Belva menyatakan sama sekali tak terlibat dalam proses pemilihan mitra untuk pelatihan online program kartu pra kerja.

"Mundur dari stafsus itu bukti akal budi. Ruangguru masih dipertahankan itu bukti akal-akalan," tandas dia.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, CEO dan Pendiri Ruangguru Belva Devara mundur dari jabatannya sebagai Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pengunduran diri ini menyusul polemik perusahaannya, Skill Academy by Ruangguru sebagai salah satu mitra kartu prakerja.

Penunjukkan Ruangguru tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak karena dinilai sarat konflik kepentingan. Belva menyatakan sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai staf khusus kepada Jokowi.

"Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020," kata Belva lewat Surat Terbuka di akun instagramnya, Selasa (21/4/2020).

Belva sebelumnya telah membantah bahwa dirinya turut terlibat dalam penetapan mitra kartu pra kerja serta tidak ada konflik kepentingan dalam prosesnya. Meski begitu, dia tetap memilih mundur daru staf khusus Jokowi agar polemik tersebut tak berkepanjangan

"Saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin polemik mengenai asumsi/persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan," kata dia.

"Yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19," sambung Belva. [ray]

Baca juga:
Belva Devara Mundur, Demokrat Minta Jokowi Batalkan Program Pelatihan Online
Refly Harun Nilai Andi Taufan Harusnya Juga Mundur dari Stafsus Jokowi
Buntut Polemik Kartu Prakerja & Ruangguru, Belva Mundur dari Barisan Stafsus Jokowi
Mendes Mengaku Tak Pernah Terima Surat Stafsus Jokowi Minta Dukungan Camat
Stafsus Milenial Jokowi Dilaporkan ke Polisi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini