Muncul Spanduk Dukungan untuk Lurah Gajahan, Gibran Sebut Kesalahan Jelas

Senin, 3 Mei 2021 13:51 Reporter : Arie Sunaryo
Muncul Spanduk Dukungan untuk Lurah Gajahan, Gibran Sebut Kesalahan Jelas Spanduk dukungan untuk Lurah Gajahan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah spanduk dukungan kepada Lurah Gajahan, Suparno muncul usai pemecatan, Senin (3/5). Spanduk tersebut antara lain berbunyi '#save lurah, we trust Suparno; jadi warga jangan manja; lurah hebat kok dipecat, di mana hati nurani? ; lurah hebat kok dipecat #save Linmas' dan lainnya.

Tulisan tersebut terpasang di pintu masuk kantor kelurahan setempat. Selain tulisan tersebut muncul juga penggalangan tanda tangan yang dibubuhkan dalam kertas lebar, serta aksi lepas baju belasan orang di depan kantor. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab munculnya aksi tersebut.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tidak mempermasalahkannya.

"Ya ndak papa. Tapi yang jelas, Pak lurah dan Linmas kemarin sudah menghadap Inspektorat. Dilalui saja, kesalahannya apa, pelanggarannya apa. Dijalani saja prosesnya," ujar Gibran kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (3/5).

Gibran juga tidak mempermasalahkan adanya penggalangan tanda tangan dukungan warga kepada Lurah Suparno. Ia tidak akan menghalang-halanginya.

"Silakan, saya kan enggak menghalangi," katanya.

Menurut Gibran, kesalahan yang dilakukan oleh lurah Gajahan sudah jelas. Meskipun lurah tersebut dikabarkan tidak menerima uang hasil pungli berkedok zakat sebesar Rp11,5 juta.

"Suratnya kan sudah jelas tuh. Dia muterin surat seperti apa, redaksinya seperti apa. Kan sudah jelas kesalahannya," tandasnya.

"Tetap salah (meskipun tidak menerima uang hasil pungli). Dia kan yang bertanggung jawab," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, Gibran mencopot Suparno dari jabatan lurah Gajahan yang diduga melakukan pungutan liar ke 145 pertokoan di wilayah tersebut. Pungutan dilakukan para Linmas dengan membawa surat pengantar yang ditandatangani oleh Suparno.

Dari 145 toko tersebut diperoleh anggaran sebesar Rp11,5 juta. Rencana uang tersebut akan dibagikan sebagai tunjangan hari raya (THR) para Linmas yang bertugas di daerah tersebut. Namun Gibran yang mencium rencana tersebut segera bertindak cepat. Uang Rp11,5 juta tersebut dikembalikan kepada pemiliknya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini