Muncul Klaster Pesantren, Gibran Pastikan Belajar Tatap Muka di Solo Tetap Lanjut

Rabu, 9 Juni 2021 14:00 Reporter : Arie Sunaryo
Muncul Klaster Pesantren, Gibran Pastikan Belajar Tatap Muka di Solo Tetap Lanjut Tak Mau Kasus Malioboro Terjadi di Solo, Gibran Ancam Tutup Warung yang Mainkan Harga. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) tetap akan dilakukan Juli mendatang, meskipun muncul klaster baru Covid-19. PTM akan dilaksanakan setiap hari dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Pemerintah Kota Solo juga memastikan kesiapan seluruh sekolah, baik dari sisi protokol kesehatan maupun standar operasional prosedur.

"Kami sudah siap, tapi kan tetap mengikuti instruksi dari pusat. Kalau dilihat dari keadaan Kota Solo aman-aman saja sih. Mau tiap hari atau berapa kali, kami tetap tunggu intruksi dari pusat dulu," ujar Gibran, Rabu (9/6).

Gibran mengaku, simulasi PTM sudah dilakukan setiap hari sehingga para siswa sudah memahami terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Salah satu yang diwajibkan adalah kapasitas maksimum setiap kelas sebesar 50 persen.

"Intinya sekolah siap, SOP siap, protokol kesehatan juga siap," tandasnya.

Terkait munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di salah satu pondok pesantren, ia menegaskan tidak akan mempengaruhi pelaksanaan PTM.

"Insyaallah enggak, mereka kan ada di lingkungan pesantren. Kami tetap on schedule Juli," katanya.

Sebelumnya sebanyak 39 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quraniy Azzayadiy, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo terpapar Covid-19. Kasus terbaru di Ponpes milik guru ngaji Presiden Joko Widodo, KH Abdul Karim (Gus Karim) bermula dari seorang santri yang bergejala.

Ketua Pelaksana Penanganan Satgas Covid-19 Solo, Ahyani membenarkan munculnya klaster baru tersebut. Munculnya kasus diduga berawal adanya santri yang kembali ke ponpes seusai libur Lebaran. Karena bergejala, santri tersebut periksa ke dokter dan ternyata hasilnya positif.

"Mungkin dari sakit, terus ditracing semua. Kemarin sore itu sudah dipindah ke Donohudan semua," pungkas dia. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini