Muncul Klaster Pesantren, Gibran Minta Lurah & Camat Waspadai Naiknya Kasus Covid-19

Jumat, 11 Juni 2021 11:12 Reporter : Arie Sunaryo
Muncul Klaster Pesantren, Gibran Minta Lurah & Camat Waspadai Naiknya Kasus Covid-19 Gibran Berharap Penerima BST Balas Pemerintah dengan Taat Prokes. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta para camat dan lurah meningkatkan kewaspadaan seiring meningkatnya penyebaran Covid 19 akhir-akhir ini. Seperti yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quraniy Azzayadiy, Laweyan maupun di Alun-alun utara.

"Hati-hati sekali bapak-Ibu. Kemarin ada pertambahan dari daerah Laweyan, pedagang kain bermobil di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan dan waspadai pedagang ikan di Pasar Ikan Balekambang," ujar Gibran, Jumat (11/6).

Gibran juga mengingatkan masyarakat, terutama yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, meski sudah divaksin, masyarakat bisa saja terpapar virus corona jika tidak disiplin menerapkan prokes.

"Saya ingatkan sekali lagi bahwa vaksin sebenarnya bukan obat, namun untuk menambah imunitas. Daya tahan dan masih ada sedkit presentase untuk bisa terpapar Covid lho," katanya.

"Saya juga sering menemui anak-anak, warga, pedagang pasar yang tidak memakai masker hampir semuanya. Anak-anak bermain dan bersepeda tidak memakai masker sering saya jumpai. Solo sudah sehat sudah hijau, namun kalau kiri kanan belum hijau dan sehat, kita masih sangat riskan bisa terpapar," tambahnya.

Gibran menyampaikan, warga yang sudah divaksin namun masih terkena Covid-19 bukan lantaran program vaksinasi yang gagal. Namun disebabkan tidak melakukan protokol kesehatan 5 M khususnya di tempat publik atau banyak kerumunan.

Putra Presiden Joko Widodo itu juga meminta warga maupun jajarannya untuk tidak berwisata atau menghadiri hajatan dengan banyak orang.

Terkait vaksinasi lansia, ia meminta untuk segera mengajak lansia segera divaksin. Ia juga memastikan program vaksinasi terus berlanjut untuk semua kalangan di Solo.

"Ketersediaaan vaksin di bulan Juni dan Juli masih melimpah. Jadi tidak usah khawatir," katanya.

Khusus untuk warga yang terpapar Covid-19, Gibran meminta kesedian untuk diisolasi di Asrama Haji Donohudan. Ia menjamin tingkat kesembuhan di lokasi karantina milik Pemprov Jateng tersebut tinggi. Selain fasilitas yang lengkap, pasien juga dipantau oleh tenaga kesehatan yang cukup.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, hingga Jumat (11/6) pagi akumulasi jumlah kasus Covid-19 di Solo mencapai 11.510. Dari jumlah tersebut 10.516 diantaranya sembuh, 339 menjalani isolasi, 89 dirawat di rumah sakit dan 566 lainnya meninggal dunia. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini