MUI sebut sikap Trump memantik kemarahan umat Islam di dunia

Kamis, 7 Desember 2017 14:06 Reporter : Henny Rachma Sari
Donald Trump. ©businessinsider

Merdeka.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut bereaksi terkait sikap Presiden AS Donald Trump yang mendukung Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. MUI menilai sikap tersebut memantik kemarahan besar umat Islam di seluruh dunia.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid. Selain itu, penderitaan bangsa Palestina pun terancam akan lebih panjang karena sikap presiden negeri Paman Sam tersebut.

"Dan yang pasti akan memperpanjang penderitaan bangsa Palestina karena semakin tidak memiliki kepastian akan kemerdekaannya," ujar Zainut seperti diberitakan Antara, Kamis (7/12).

Sikap Trump, dinilai Zainut bukti ketidak pekaan penerus The Trump Organization terhadap umat islam.

"Membuktikan Donald Trump tidak memiliki kepekaan terhadap perasaan umat Islam," kata Zainut.

Menurut dia, rencana tersebut akan semakin memicu ketegangan di wilayah kawasan Teluk, mengganggu ketenangan dan stabilitas Timur Tengah dan dunia.

Trump, lanjutnya, terlihat sangat bertentangan dengan semangat Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334 yang menuntut Israel menghentikan semua kegiatan permukiman di Yerusalem Timur, termasuk pemindahan ibu kotanya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dengan begitu, seharusnya AS menolak rencana Israel tersebut bukan sebaliknya justru memberikan pengakuan.

MUI sendiri, kata Zainut, mendukung langkah pemerintah Indonesia buat kemerdekaan Palestina dan perdamaian dua negara, Israel-Palestina.

Solusi itu, kata dia, mencakup pembentukan negara merdeka Palestina di dalam garis perbatasan sebelum Perang 1967 yang terdiri dari Tepi Barat, Jalur Gaza dan Yerusalem Timur sementara Israel hidup berdampingan secara damai.

Kini, MUI meminta pemerintah Indonesia untuk melobi negara-negara muslim dan menekan AS agar mengurungkan niatnya, serta mendesak PBB memberikan sanksi tegas kepada Israel dan AS karena telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. [rhm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.