Muhadjir: Presiden Minta Perubahan Strategi Penanganan Covid-19

Rabu, 27 Januari 2021 21:12 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Muhadjir: Presiden Minta Perubahan Strategi Penanganan Covid-19 Mendikbud Muhadjir Effendy. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar jajaran menteri melakukan upaya strategis agar kasus Covid-19 di Indonesia menurun. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan permintaan tersebut diutarakan saat rapat terbatas pada Selasa (27/1).

"Beliau minta supaya ada perubahan strategi, bukan perubahan pendekatan supaya penanganan Covid-19 ini semakin baik," kata Muhadjir dalam siaran telekonference, Rabu (27/1).

Dia mengatakan strategi yang diminta Jokowi salah satunya terkait karantina terbatas, meningkatkan tracing, testing dan treatmen, serta protokol kesehatan. Kemudian strategi pengobatan terhadap mereka yang sudah berstatus sebagai penyandang Covid-19.

"Terutama yang akan kita perpanjang itu pada aspek karantina terbatas yang selama ini sebenarnya diberi pengarahan oleh Presiden untuk dilakukan," ungkap Muhadjir.

Muhadjir mengatakan, karantina terbatas tersebut ditujukan untuk memisahkan tingkat kasus. Sehingga kata Muhadjir dapat diatasi lebih cepat.

"Kemudian segera kita pisahkan kemudian lakukan isolasi. Kalau kebetulan itu ada di lingkungan padat tidak mungkin ada isoman. Maka harus ditarik ke isolasi kolektif," kata dia.

Dia juga mengatakan akan meningkatkan lingkungan RT/RW untuk bisa membantu masyarakat terpapar Covid-19 yang harus isolasi mandiri. Dia pun berharap agar RT/RW bisa bekerja sama.

"Sebetulnya Presiden sudah lama itu memesan supaya diterapkan karantina terbatas isoman, kalau memang tidak mungkin baru isolasi kolektif di bawa ramai-ramai ke satu tempat terpusat," ungkap Muhadjir. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini