MPR Sepakat Pelantikan Presiden Pukul 14.00

Rabu, 9 Oktober 2019 15:28 Reporter : Ahda Bayhaqi
MPR Sepakat Pelantikan Presiden Pukul 14.00 Jokowi-Maruf Amin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah menyepakati jalan tengah penyelenggaraan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober. MPR telah sepakat untuk mengusulkan pelantikan dilaksanakan pada pukul 14.00.

"Akhirnya kita sepakat untuk mengusulkan nanti baik kepada kesekjenan, maupun protokol Istana, baik juga kepada presiden untuk dilakukan pukul 14.00," ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo usai rapat pimpinan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10).

Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih biasanya digelar pada pukul 10.00. Karena alasan pelantikan dilakukan pada hari Minggu, Bamsoet bilang ada usul dilakukan pada sore pukul 16.00. Sebab, ada ibadah pagi dan berbenturan dengan Car Free Day.

"Tapi ada juga wacana tadi kita diskusikan, kalau jam 16.00 terlalu mepet dengan Magrib," kata Bamsoet.

Namun, akhirnya diambil jalan tengah diusulkan untuk digelar pada pukul 14.00. Alasannya, car free day berakhir, ibadah pagi selesai, dan tidak mepet waktu salat.

"Kenapa, karena car free day berakhir jam 11, kemudian ibadah juga bisa selesai jam 12.00-an jam 1, kita juga yang muslim selesai salat zuhur, dan selesai upacara kita juga masih bisa salat ashar," kata Bamsoet.

Menjelang pelantikan, pimpinan MPR juga akan bersilaturahmi dengan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Serta kandidat presiden, yaitu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Bamsoet tidak menjelaskan tanggal spesifik. Dia hanya mengatakan akan dilakukan dalam pekan ini.

"Menjelang pelantikan tanggal 20, kami juga akan mendatangi, para kandidat Presiden Pak Prabowo, Pak Sandiaga Uno, Pak Jokowi dan Pak JK, Kita juga akan mengunjungi Mantan presiden," kata Bamsoet. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini