Motif pribadi berujung kematian 3 Brimob di lokasi pengeboran minyak

Kamis, 12 Oktober 2017 05:00 Reporter : Ya'cob Billiocta
Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Tiga anggota Subden IV Satuan Brimob Pati ditemukan tewas tertembak di lokasi pengeboran minyak PT Sarana Gas Trembul, Ngawen, Kabupaten Blora, Jateng. Diduga dua korban Brigadir BW (35) dan Brigadir AS (35) ditembak Brigadir Kepala BT (36). Usai menghabisi kedua korban, Brigadir BT diduga mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

"Dari laporan awal dimungkinkan motif pribadi, semua orang pasti punya persoalan," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Rabu (11/10). Dikutip dari Antara.

Menurut dia, dari keterangan saksi saat kejadian diketahui tidak terjadi percekcokan di antara para korban sebelumnya.

Tim beranggotakan Direktur Reserse Kriminal Umum, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, dan Kepala Laboratorium Forensik dikirim untuk mendalami kejadian tersebut.

Ketiga korban merupakan bagian dari enam anggota Brimob yang diperbantukan untuk menjaga proyek vital nasional itu.

Dalam kejadian itu, hanya terdapat satu senjata api jenis AK 101 di dekat tubuh Bripka BT. Luka tembak diketahui terdapat di bagian tubuh Brigadir BW dan AS. Sementara pada Bripka BT didapati luka tembak di bagian kepala.

Ia menjelaskan, kejadian itu diketahui sejumlah saksi, termasuk anggota Brimob lain yang sedang berada di kamar mandi.

"Saksi mendengar suara tembakan yang berasal dari barak personel Brimob yang diperbantukan untuk pengamanan," terang Condro.

Saksi juga mengaku diperintah Bripka BT untuk lari menyelamatkan diri, sebelum akhirnya terdengar suara tembakan lagi. Adapun untuk kepastian latar belakang pasti kejadian itu, masih harus menunggu hasil investigasi tim yang dikirim ke lokasi.

Informasi yang dihimpun, menurut keterangan saksi karyawan GGS Giken Sakata Singapura, pada pukul 18.30 WIB terdengar rentetan tembakan sekitar 20 kali.

Saksi melihat salah satu anggota Brimob sudah terkapar di depan tenda pengamanan. Tak mau ada kesalahan, saksi langsung menghubungi personel Polsek dan Koramil Ngawen.

Kemarin, jenazah Brigadir BW dimakamkan di Desa Sugihrejo, Pati. Kakak almarhum, Suprihatin menturkan sebelum meninggal, BW sempat video call dengan istri. Dia memperkirakan, BW menghubungi keluarga Selasa (10/10) sekira pukul 06.30 WIB. Sementara keluarga menerima kabar duka Rabu (11/10) pukul 00.30 WIB.

Kakak sepupu alrmahum, Purwanto menuturkan keluarga mengikhlaskan kepergian korban. "Keluarga sangat kehilangan, namun sudah ikhlas," ujar Purwanto.

Pemakaman secara kedinasan di TPU Desa Sugihrejo, hanya dihadiri paman dan kakak almarhum, sedangkan kedua orang tua serta istri dan dua anaknya tidak hadir.

Dalam pemakaman secara kedinasan tersebut, bertindak sebagai inspektur upacara Kasat Brimob Polda Jateng Kombespol Anis Victor Brugman dan Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan.

Kasat Brimob Polda Jateng Kombespol Anis Victor Brugman dalam menyampaikan penghormatan terakhir mengungkapkan, bahwa Kepolisian sangat kehilangan, khususnya Brimob.

"Kami dari Satuan Brimob Polda Jateng menyampaikan belasungkawa," ujarnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Brimob
  2. Penembakan Polisi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.