Montir di Solo Tewas usai Leher Tersangkut Benang Layangan

Jumat, 12 Juni 2020 18:43 Reporter : Arie Sunaryo
Montir di Solo Tewas usai Leher Tersangkut Benang Layangan Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Merdeka.com - Nahas nasib yang dialami seorang montir sepeda motor bernama Yohanis Budi Santoso (21). Warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, ini harus meregang nyawa setelah lehernya tersangkut benang layangan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban mengalami kecelakaan usai mencoba sepeda motor yang selesai diservisnya. Saat melintas di Jalan Tangkuban Perahu tepatnya di depan Kantor Pos Mojosongo, Kamis (11/6) sore, leher korban tersangkut benang layangan yang tersambung ke tiang listrik.

Saksi mata Agus mengaku, saat kejadian korban mengendarai sepeda motor Kawasaki AD 2393 QF. Sampai di lokasi kejadian leher korban tersangkut benang layangan yang berada di tiang listrik.

"Benang layangan tersebut sampai ketarik dan menyayat leher korban. Korban kehilangan kendali sehingga sepeda motor menabrak pagar depan kantor pos dan terjatuh," katanya.

Setelah terjatuh, lanjut dia, korban kemudian bangun dan melepas benang layangan yang menyayat lehernya. Akibat sayatan benang yang tajam tersebut darah dari leher terus keluar. Korban yang tidak kuat akhirnya terjatuh.

Pada awalnya Agus mengira kejadian itu hanya kecelakaan biasa. Agus bersama warga pun berusaha memberikan pertolongan pada korban. Agus terkejut melihat leher korban tersangkut benang layangan dan kondisinya parah sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Selanjutnya: Kantor Laka Satlantas Polresta Surakarta...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kecelakaan
  3. Ragam Konten
  4. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini