Moeldoko Kenang Max Sopacua Punya Cita-Cita Agar Partai Demokrat Merakyat

Rabu, 17 November 2021 11:44 Reporter : Ahda Bayhaqi
Moeldoko Kenang Max Sopacua Punya Cita-Cita Agar Partai Demokrat Merakyat Politikus Demokrat Max Sopacua. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Juru Bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad mengatakan, Partai Demokrat KLB Deli Serdang berduka atas wafatnya Max Sopacua. Moeldoko disebut kehilangan dengan sosok Max.

"Pak Moeldoko dan kami sangat kehilangan, dan mendoakan, semoga Pak Max Sopacua diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT, kebaikan kebaikan beliau dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, dan semoga menjadi ahli surga," kata Rahmad dalam keterangannya, Rabu (17/11).

Max dikenang juga sebagai sosok perintis Partai Demokrat. Bersama para pendiri partai, ia membuka jalan dan membesarkan partai berlambang bintang mercy itu.

"Max Sopacua adalah tokoh penyiar TVRI kawakan. Pecinta olah raga pasti kenal dengan suara dan wajah Pak Max Sopacua era 80-90an. Beliau juga perintis lahirnya Partai Demokrat. Bersama para pendiri partai, beliau membuka jalan sejak awal partai berdiri dan turut membesarkan Partai Demokrat," kata Rahmad.

Rahmad mengatakan, Max memiliki cita-cita besar agar Partai Demokrat sungguh-sungguh memberikan kontribusi kepada rakyat. Ia bilang, cita-cita itu akan diteruskan.

"Max Sopacua memiliki cita cita besar terhadap Partai Demokrat agar partai sungguh sungguh merakyat, dirasakan manfaatnya oleh rakyat, dan berkontribusi aktif untuk kemajuan rakyat. Semoga cita cita Pak Max Sopacua dapat kami teruskan untuk kemajuan rakyat dan bangsa kita," kata Rahmad.

Max Sopacua, salah satu tokoh yang membesarkan Partai Demokrat meninggal dunia. Menurut anak Max, Ferro Sopacua, bapaknya meninggal pada pukul 5.30 WIB.

"Innalillahi waiina ilaihi rojiun. Telah berpulang papa kami H. Zulkifli bin Adam ( Max Sopacua ) pada Hari ini rabu 17 November 2021 pukul 05.53 wib," ujar Ferro seperti dikutip dari tweet politikus Demokrat, Imelda Sari.

Ferro meminta maaf atas segala kekhilafan ayahnya.

"Mohon di maafkan segala kekhilafan Almarhum semasa hidup," lanjut dia.

Menurut informasi yang didapat, Max meninggal dunia akibat sakit paru-paru di RSPAD Gatot Subroto.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini