Moeldoko Harap Jokowi dan Prabowo Bertemu Pekan Ini

Rabu, 29 Mei 2019 13:35 Reporter : Merdeka
Moeldoko Harap Jokowi dan Prabowo Bertemu Pekan Ini Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ©2019 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut pertemuan antara capres petahana Joko Widodo dengan rivalnya, Prabowo Subianto tinggal menunggu momentum saja. Bahkan, menurutnya, kemungkinan pertemuan tersebut bisa berlangsung dalam waktu dekat ini.

"Tinggal nunggu momen aja. Upaya ke arah sama sudah semakin baik," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/5).

Mantan Panglima TNI itu belum bisa memastikan kapan dua elite politik itu akan bertemu. Namun, dia berharap Jokowi dan Prabowo bisa bertemu pada pekan ini.

"Enggak lama (lagi) lah (bertemu). Mudah-mudahan (dalam minggu ini)," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, capres petahana Joko Widodo atau Jokowi siap kapan saja bertemu dengan rivalnya, Prabowo Subianto. Luhut mengatakan, 'bola panas' pertemuan itu ada di tangan Prabowo.

Ketua Dewan Pembina Relawan Pendukung Jokowi-Ma'ruf, Bravo 5 itu diutus Jokowi bertemu Prabowo untuk membuka komunikasi pasca pencoblosan Pilpres 2019. Meski Luhut dan Prabowo telah menentukan jadwal, namun akhirnya pertemuan tersebut batal. Saat itu, Prabowo mengaku sedang sakit.

Setelah pengumuman pemenang Pilpres, Wapres Jusuf Kalla pun bertemu Prabowo di rumah dinasnya. Pertemuan tersebut merupakan inisiasi Jokowi dengan JK.

Jokowi sendiri sudah beberapa kali menyampaikan ingin bertemu Ketua Umum Partai Gerindra itu pasca-Pilpres 2019. Tetapi hingga saat ini belum terealisasi.

"Enggak tahu, yang jelas setelah coblosan sudah saya sampaikan, kita berkeinginan berinisiatif untuk bertemu, sampai sekarang belum bertemu," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Barat, Jumat 24 Mei 2019.

Jokowi menjelaskan keinginannya bertemu dengan Prabowo agar terlihat rukun antar calon presiden. Pertemuan itu juga sebagai contoh sikap rukun kepada masyarakat.

"Dilihat baik oleh masyarakat, akan dilihat baik oleh rakyat, mendinginkan suasana, bahwa di elite-elite politik baik-baik saja, enggak ada masalah, saya kira paling penting itu. Kalau elitenya rukun, baik-baik saja, di bawah kan dingin, akan sejuk," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini